DetikNews
Selasa 29 Januari 2019, 17:27 WIB

Kemendes Perkuat SDM di Wilayah Tertinggal, Terdepan & Terluar

Akfa Nasrulhak - detikNews
Kemendes Perkuat SDM di Wilayah Tertinggal, Terdepan & Terluar Foto: Dok Kemendes
Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) melalui Ditjen Pengembangan Daerah Tertentu kini fokus memperkuat peningkatan kualitas SDM di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Salah satunya dengan mekanisme beasiswa perkuliahan.

"Kita harapkan dengan adanya pertemuan ini, dapat semakin mendorong pengentasan daerah tertinggal melalui penguatan SDM dalam bentuk pemberian beasiswa di tingkat perkuliahan," kata Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Aisyah Gamawati, Selasa (29/1/2019).


Aisyah mengatakan itu usai pertemuan dengan perwakilan Kemenristekdikti pada Senin (28/1) di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta. Pertemuan digelar untuk mematangkan kerja sama peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah 3T.

Lebih lanjut Aisyah menegaskan bahwa dalam waktu satu sampai dengan dua bulan mendatang, pihaknya akan mengkonkretkan kerja sama ini dengan mengusulkan calon daerah tertentu (pilotting) yang akan dikerjasamakan, serta melakukan sosialisasi bersama ke daerah-daerah tersebut.

"Kita akan usulkan kepada Kemeristekdikti minggu depan, usulan lokasinya," terang Aisyah.

Sementara itu Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti Didin Wahidin menjelaskan bahwa pada tahun 2019 ini pihaknya memberikan lebih kurang 2000 porsi beasiswa yang diperuntukan bagi calon mahasiswa yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) serta Papua dan Papua Barat.

"Kami harapkan kerja sama ini juga dapat semakin memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa yang berada di wilayah-wilayah tersebut," kata Didin.

Didin lebih lanjut menuturkan bahwa dari kuota yang disediakan, umumnya tidak selalu terpenuhi.

"Misalkan untuk tahun lalu, dari sekitar 2000-an kouta beasiswa, hanya terisi 1500an saja, sayang sekali belum dapat dimanfaatkan secara maksimal," terang Didin.

Ia berharap bahwa dengan adanya kerja sama dengan Kemendes PDTT, dapat lebih memaksimalkan daerah-daerah 3T untuk memenuhi kuota-kuota beasiswa yang tersedia.


Rapat dilakukan sebagai tindaklanjut nota kesepahaman antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tentang pengembangan dan pemanfaatan hasil riset dan teknologi untuk mendukung pembangunan desa, daerah tertentu, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi di tahun 2015 silam.

Pertemuan dihadiri oleh Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan, Endang Supriyani, Direktur Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar, Hasrul Edyar, Direktur Pengembangan Daerah Rawan Pangan, Putut Edy Sasono serta Staf Khusus Menteri, Dita Indah Sari.

Baca berita lainnya dari Kemendes PDTT di sini.
(ega/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed