DetikNews
Selasa 29 Januari 2019, 14:28 WIB

Transkrip CVR Tuntas, KNKT Analisis Penyebab Jatuhnya Lion Air PK-LQP

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Transkrip CVR Tuntas, KNKT Analisis Penyebab Jatuhnya Lion Air PK-LQP CVR Lion Air PK-LQP (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah selesai mentranskrip percakapan di kokpit melalui cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. KNKT sudah mulai menganalisis percakapan di dalam kokpit untuk mengetahui penyebab kecelakaan nahas tersebut.

"Sudah (ditranskrip)," ujar Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo saat dihubungi detikcom lewat telepon, Selasa (29/1/2019).


Nurcahyo mengatakan butuh waktu sekitar satu minggu hingga KNKT bisa mentranskrip percakapan tersebut. Dia menyatakan tidak bisa mengungkap seperti apa isi percakapan tersebut. Saat ini KNKT sedang menganalisis percakapannya dengan mencocokkannya dengan flight data recorder (FDR).

 Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

"Nah, sekarang kita lagi gabungkan dengan FDR habis itu nanti kita analisa kira-kira apa hal-hal penting yang mengarah ke penyebabnya. Sekarang lagi proses analisa," ujarnya.

"Nanti ada CVR, FDR kita gabung. Oh, pas peristiwa ini ada pembicaraan apa. Terus pas peristiwa ini membicarakan apa. Itu yang sedang kita lakukan. Tapi nanti akan kita lihat lagi, kenapa kok alasannya orang melakukan ini. Itu yang nanti kita lihat juga. Kalau penggabungannya sudah selesai. Analisa itu kita melihat pas ada peristiwa ini di FDR ada pembicaraan apa. Nah, nanti kita lihat pembicaraan ini maknanya apa. Kenapa menerka ngomong begitu," sambung Nurcahyo.


Nurcahyo menyatakan belum mengetahui kapan analisis CVR dan FDR ini selesai dilakukan. Menurutnya, semua tergantung kompleksitasnya. Pihaknya sudah membentuk tim analisis untuk mengetahui secara pasti apa penyebab jatuhnya pesawat tersebut, apakah karena masalah teknis atau human error.

"Makanya kemarin ini lagi dibagi. Tim engineering mau melakukan apa. Tim pengoperasi mau melakukan apa, tim ATC melakukan apa. Human factor melakukan apa. Ini sedang dibagi tugas," ucapnya.

CVR Lion Air ditemukan pada Senin (14/1) di perairan Karawang, Jawa Barat. Total durasi rekaman CVR Lion Air PK-LQP ini mencapai 124 menit.


Simak Juga 'CVR Lion Air Ditemukan Setelah 6 Hari Pencarian':

[Gambas:Video 20detik]


(hri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed