DetikNews
Minggu 13 Januari 2019, 13:25 WIB

Aspirasi Warga soal Pagar di Pelican Crossing ke Halte TransJ Tosari

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Aspirasi Warga soal Pagar di Pelican Crossing ke Halte TransJ Tosari Pedestrian di pelican crossing menuju halte Transjakarta Tosari. (Azizah/detikcom)
Jakarta - Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Tosari, Jakarta Pusat, sudah diganti oleh pelican crossing. Kini pelican crossing itu sudah dilengkapi pagar untuk menuju ke halte Transjakarta.

"Sering lewat sini naik motor, cuma kalau naik busway (Transjakarta) baru turun di sini hari ini. Kalau dipagari merasa lebih aman, sih, nggak khawatir keserempet gitu," kata salah seorang warga Rawamangun, Rosarani (13), di lokasi, Minggu (13/1/2019).


Senada dengan Rosarani, Mutia (14) juga merasa lebih aman dengan adanya pagar pembatas. Menurut Mutia, biasanya perlu waktu lebih lama untuk menyeberang.

Pagar pelican crossing Tosari. Pagar pelican crossing Tosari. (Azizah/detikcom)

"Ada pagar gini lebih aman, sih, lebih cepat juga buat nyeberang. Kan kalau biasanya yang nggak ada pager itu susah kan nyeberang-nya, ini lebih cepat, sama lebih aman juga. Udah bagus sih pager-nya begini, tingginya juga pas. Amanlah, jadi nggak kena-kena busway (Transjakarta) kalau lewat," ujar Mutia.

Namun pandangan berbeda diungkapkan oleh Deka (21), warga Kebon Kacang. Menurut dia, pagarnya masih belum tentu menjamin keamanan pejalan kaki.


"Karena yang lewat busway (Transjakarta), yang ukurannya lebih besar dari mobil. Terus kalah pagar kayak gini, menurut saya masih bisa diterobos busway kalau lagi oleng atau gimana gitu," ujar Deka.

Deka menyarankan agar pagar diganti dengan yang berbahan lebih kuat. Saat ini pagar yang dipasang memang terbuat dari besi, namun tampak tipis.

"(Diganti) kaya pagar yang di Monas tuh, bagus," usul Deka.
(bag/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed