DetikNews
Sabtu 12 Januari 2019, 18:27 WIB

Becak Mau Dilegalkan di Jakarta, Tukang Ojek Sepeda Bersuara

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Becak Mau Dilegalkan di Jakarta, Tukang Ojek Sepeda Bersuara Foto: ilustrasi (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta - Gubernur Jakarta Anies Baswedan ingin becak beroperasi lagi di wilayahnya, setelah sekian lama moda transportasi tak bermotor itu dilarang. Tukang ojek sepeda ontel bersuara tentang rencana legalisasi becak di Jakarta.

Becak dan ojek sepeda ontel sama-sama merupakan transportasi umum yang ramah lingkungan. Tak ada polusi sisa pembakaran bahan bakar minyak yang dihasilkan dari kedua jenis kendaraan itu. Tukang becak dan tukang ojek juga sama-sama mengadu nasib di Jakarta, ada sejak dulu dan bertahan di tengah kemajuan zaman ini. Hanya saja, becak berukuran lebih besar ketimbang sepeda ontel.

Thamrin (48), salah satu tukang ojek sepeda di kawasan Stasiun Jakarta Kota, menceritakan dirinya dulu adalah tukang becak di kawasan Tanjung Priok. Pria asal Brebes Jawa Tengah ini menarik becak tahun 1986 selepas tamat SMP. Namun belakangan, dia memilih menjadi penarik ojek sepeda.


Mendengar kabar rencana legalisasi becak, dia antusias. Namun dia berpikir, ojek sepeda ontel lebih baik ketimbang becak bila dikaitkan dengan kemacetan Jakarta. Dia membayangkan, becak sulit sekali beradaptasi dengan kepadatan lalu lintas.

"Menurut saya sih mendingan ojek sepeda saja. Kalau becak kayaknya jalan sudah tambah banyak kendaraan. Jadi repot lah kalau becak, rodanya tiga, mau diangkat pas macet juga nggak mungkin," ujar Thamrin, Kamis (10/1/2019).

Ojek sepeda juga perlu mendapat perhatian. Dia berharap Anies bisa mendorong pembangunan sarana yang memadai untuk pesepeda, termasuk dirinya. "Jalur khusus sepeda, bisa memudahkan kerja juga," kata Thamrin menyebutkan keinginannya.



Namun dia bersyukur, ojek sepeda ontel seperti dirinya tak pernah diusiik pemerintah, tak seperti becak yang sempat 'diharamkan' pemerintah. Selama ini, dia tak pernah digusur atau diusir aparat negara. Suasana kondusif ini diharapkannya terus berlangsung.

"Yang ontel jangan ada gusuran, supaya buat penghidupan saya yang sudah usia segini," kata Agus.

Becak Mau Dilegalkan di Jakarta, Tukang Ojek Sepeda BersuaraFoto: Agus (62), tukang ojek di Stasiun Jakarta Kota (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Di tengah hiruk pikuk orang-orang, ada pria bertopi gambar baret hijau Kostrad namun membawa sepeda ontel. Dia bukan tentara, melainkan penarik ojek sepeda yang kebetulan mengenakan topi itu. Aminudin namanya.

Pria 45 tahun ini sudah menarik ojek sepeda sejak 1993. Dia yakin keberadaan becak bila nanti sudah dilegalkan tak akan mengusik rezeki ontel. Soalnya, masing-masing sudah punya pasarnya.

"Nggak akan bersaing, nggak mungkin. Ojek sepeda itu saingannya sama ojek sepeda doang udah," kata Aminudin.



Dia merasa para penarik ojek sepeda sudah bisa bekerja dengan lancar, tak perlu aturan formal lebih lanjut soal ini. Perkara laku tidaknya mereka, itu tergantung penumpang, bukan tergantung oleh ada atau tidaknya becak.

Becak Mau Dilegalkan di Jakarta, Tukang Ojek Sepeda BersuaraFoto: Aminuddin, tukang ojek sepeda ontel di Stasiun Jakarta Kota. (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

"Bahkan kalau ada yang nanya ke kita tempat ojek sepeda motor, saya juga menunjukkan lokasinya, nggak saya bohongi. Ini sudah kerjaan masing-masing," kata Aminudin yang tak risau dengan persaingan mencari rezeki di jalanan.

Legalisasi becak dilakukan dengan merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Pada 10 Januari 2018 kemarin, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku sudah mengirim draf revisi Perda ke DPRD DKI.

Legalisasi becak dimaksudkan Pemprov DKI supaya masyarakat di kampung-kampung punya akses yang lebih baik untuk bepergian. Sebelumnya pada 11 Oktober 2018, Gubernur Anies Baswedan telah menyatakan legalisasi becak itu tak bakal membuat becak beredar di jalan-jalan protokol Ibu Kota.

"Nanti kita mengatur. Jangan membayangkan becak kembali ke Jalan Thamrin. Itu orang yang hidupnya di tahun '70-'80-an. Hari ini tidak ada orang pakai becak di jalan utama dan kita tidak berencana untuk membuka ke jalan-jalan utama," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Simak berita-berita detikcom tentang ojek sepeda dan pesepeda.
(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed