DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 22:03 WIB

Rumah Jokowi 'Diusik', Banteng Keluar Tanduk

Marlinda Oktavia Erwanti, Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rumah Jokowi Diusik, Banteng Keluar Tanduk Posko BPN Prabowo-Sandiaga di Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta - Pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak main-main. Rencana pendirian posko pemenangan di Jawa Tengah (Jateng) resmi direalisasikan dengan harapan meraup suara.

Bahkan posko itu didirikan di dekat kediaman Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jateng. Provinsi yang selama ini dikenal sebagai kandang banteng karena menjadi basis PDIP itu pun 'diusik'.




"Saya paham, nggak mudah di Jateng, tapi tetap berusaha," kata Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, setelah meresmikan posko itu, Jumat (11/1/2019).

Rencana pendirian posko yang berada di Jalan Letjen Suprapto RT 03 RW 08 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, itu awalnya diungkapkan Direktur Materi Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said, pada Desember 2018. Sudirman menyebut Jateng sebagai medan yang menantang.

"Pengalaman Pilpres 2014, kekalahan Prabowo di Jateng besar. Karena itu, Jateng menjadi perhatian khusus," kata Sudirman kala itu.

Total ada 27.430.269 pemilih di Jateng bila melihat rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) pemilu dari KPU Jateng. Jumlah itu secara nasional berada di urutan ketiga bila merujuk kategori provinsi dengan urutan pertama dan kedua secara berurutan, yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur.

Selain itu, BPN Prabowo-Sandiaga yakin pada modal suara yang didapatkan Sudirman kala mengikuti Pilgub Jateng 2018 meski saat itu kalah dari Ganjar Pranowo. Sudirman, yang berpasangan dengan politikus PKB Ida Fauziah, mendapatkan 40 persen lebih suara saat itu.

"Memang saya tidak menang secara angka, tapi semua orang, terutama kantong-kantong petahana, mengatakan, 'Ah paling 20 persen, paling 15 persen'. Begitu, kan? Tapi ternyata masyarakat Jawa Tengah bersikap berbeda," kata Sudirman pada Rabu, 12 Desember 2018.




Namun ucapan Sudirman itu dimentahkan PKB. Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding mengklaim mayoritas suara yang diperoleh pasangan Sudirman-Ida dalam Pilgub Jateng 2018 itu adalah untuk Ida.

"Itu bukan (suara untuk) Pak Sudirman Said, tapi Bu Ida karena basisnya lebih banyak Bu Ida. Di sana PKB dan NU besar," ucap Karding, Jumat (11/1/2019).

Terlepas dari perdebatan itu, posko itu kini telah resmi didirikan. Prabowo-Sandiaga serius ingin mendulang suara dari kandang banteng. Namun politikus PDIP yang juga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku tidak akan membuat mudah upaya Prabowo-Sandiaga itu.

"Buat kita, PDIP, banteng-bantengnya jadi bangun dari tidur dan tanduknya keluar. Sudah saya sampaikan dulu, tidak ada yang ikhlas rumah kita diambil orang," ujar Ganjar.



Tonton juga video 'Didukung Eks Pimpinan, KPK Harap Pelaku Teror Terungkap':

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed