DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 20:49 WIB

BNPB: Penanganan Pascalongsor di Sukabumi Harus Tiru Banjarnegara

Arief Ikhsanudin - detikNews
BNPB: Penanganan Pascalongsor di Sukabumi Harus Tiru Banjarnegara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengunjungi lokasi longsor Sukabumi. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Sukabumi - Penanganan pascalongsor di Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, harus meniru kasus di Banjarnegara, Jawa Tengah. Di sana dilakukan penanaman pohon yang bisa menahan longsoran tanah.

"Daerah Banjarnegara, Kampung Jemblung itu juga banyak sekali yang korban karena tanah longsor. Mirip seperti ini. Saya kirim bantuan pohon, saya punya kebon bibit yang setiap saat dibutuhkan. Kami siapkan itu gratis jika dibutuhkan masyarakat," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo kepada wartawan di lokasi tanah longsor Sukabumi, Jumat (11/1/2019).

Longsor di Dusun Jemblung, Banjarnegara, terjadi pada Desember 2014. Longsor menyapu permukiman penduduk yang dihuni sekitar 300 jiwa.





Pascakejadian itu, lokasi tidak lagi jadi tempat hunian. Penanaman pohon pun gencar dilakukan.

"Sekarang, kawasan itu sudah pulih. Tinggal sedikit saja mahkota (longsor) yang belum tumbuh, tapi yang lain sekarang sudah kembali menjadi hutan hanya dalam waktu 4 tahun," kata Doni.

Karena itu, dia akan menyiapkan pohon buah maupun kayu keras untuk ditanam di lokasi. Daerah yang sebenarnya masuk Taman Nasional Halimun Salak harus kembali menjadi lokasi konservasi.

"BNPB bersama elemen lainnya mengirimkan bibit tanaman. Ada buah, ada pohon keras. Keras jenis lokal ada puspa, rasamala, damar, dan buah juga punya kemampuan tahan longsor, seperti sukun, akarnya bisa puluhan meter," kata Doni.






Doni meminta masyarakat tidak lagi menanam padi di daerah yang curam. Doni menyarankan masyarakat beralih ke serai wangi karena bisa menahan tanah dari longsor.

"Setelah ditanam, usia 7 bulan itu bisa dipanen dan harganya kalau dihitung, dibandingkan padi, lebih bagus. Serai wangi bisa menahan longsor," sambung Doni.
(aik/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed