DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 18:37 WIB

Jawab HNW soal Revisi Foto, Tim Jokowi: Tak Paham Aturan?

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jawab HNW soal Revisi Foto, Tim Jokowi: Tak Paham Aturan? Meutya Hafid (Dok detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid (HNW), menyinggung soal berubahnya foto Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang diserahkan ke KPU. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyindir Hidayat.

"Aneh sekali. Mungkin tidak memahami aturan KPU-nya atau gimana ya?" ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Meutya Hafid, kepada wartawan, Jumat (11/1/2018).

HNW menyinggung soal revisi foto Jokowi disampaikan saat menanggapi soal ditolaknya perubahan visi-misi Prabowo-Sandiaga oleh KPU. Meutya mengingatkan teknis penyerahan visi-misi dan foto berbeda.

"Penyerahan visi-misi, program merupakan bagian proses pendaftaran paslon. Kalau sudah disampaikan ke KPU sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan tidak ada perubahan, maka itulah yang akan diterima. KPU tidak akan menerima bila ada perubahan lagi setelah melewati batas waktu," jelas politikus Golkar itu.


"Itu aturannya demikian. Kalau foto memang diberi waktu revisi. Beda dengan visi-misi," sambung Meutya.

Visi-misi memang harus disertakan saat pendaftaran pasangan calon. Sedangkan yang dipermasalahkan HNW adalah soal berubahnya foto Jokowi di berkas visi-misi dan untuk surat suara.

Foto Jokowi-Ma'ruf di visi-misi dan surat suara memang berbeda. Keduanya memang memakai baju berwarna putih, tapi di foto surat suara, Jokowi memakai baju koko ditambah peci hitam. Sedangkan foto yang digunakan Prabowo-Sandiaga dalam visi-misi dan surat suara tidak mengalami perubahan.

Tak hanya itu, HNW juga menyinggung soal penambahan angka '0' di depan nomor urut pasangan calon, sehingga menjadi 01 dan 02. Soal nomor urut yang ditambah angka '0' di depan, hal tersebut sudah melalui kesepakatan kedua pasang calon beserta tim sukses resminya. Kesepakatan itu dilakukan tepat sebelum pengundian nomor urut pada 21 September 2018.

Jawab HNW Soal Revisi Foto, Tim Jokowi: Tak Paham Aturan?Hidayat Nur Wahid (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)

"Masa visi-misi dibandingkan dengan foto dan penambahan 0 di depan. Ini ibarat ujian, sudah dikumpul eh ada yang kumpul setelah jadwal habis," kata Meutya.

Anggota Komisi I DPR ini pun meminta kedua pihak pasangan calon mengikuti dan menghormati aturan yang telah ditentukan. Dengan begitu, kata Meutya, pemilu dapat berjalan dengan baik.

"Harus fair dan fair. Itu salah satu indikasinya adalah mengikuti aturan yang ada," sebutnya.

TKN Jokowi-Ma'ruf menyayangkan bila ada ribut-ribut terkait teknis tahapan pemilu. Seharusnya semua pihak lebih mengutamakan soal substansi, terutama menjelang debat perdana capres-cawapres pada 17 Januari mendatang.


"Kita ingin justru masyarakat dapat memberi perhatian kepada substansi utama yang akan disampaikan di debat, bukan kepada hal hal yang kurang penting terkait penyelenggaraan. Itu ranahnya KPU, biarkan urusan KPU," kata Meutya.

Sebelumnya diberitakan, HNW menyatakan BPN tak mempersoalkan ditolaknya perubahan visi-misi Prabowo-Sandiaga oleh KPU. Meski begitu, politikus PKS tersebut menyinggung soal perubahan foto Jokowi.

"Tapi kalau melihat perkembangan bahwa dulu ketika maju, disampaikan juga foto dan soal nomor. Lalu nomor berubah jadi 01 dan 02. Foto juga berubah, terutama Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf, itu juga berubah ternyata. Ya, harusnya KPU konsisten kalau itu dimungkinkan. Harusnya beragam hal yang tidak ada larangannya juga tetap dimungkinkan," tutur HNW.



Tonton juga video 'Zulhas Disoraki di HUT PDIP, HNW: Undangan Itu Dihormati':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed