11 Kali Gempa Terjadi di Selat Sunda dalam 2,5 Jam

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 11 Jan 2019 11:23 WIB
Ilustrasi (Dok. detikcom)
Serang - BMKG mencatat ada gempa beruntun di Selat Sunda di beberapa titik pada Kamis (10/1/2019) sore kemarin. Gempa beruntun terjadi 11 kali berada di radius 36,5 kilometer dari Gunung Anak Krakatau mulai pukul 16.59 WIB sampai 18.35 WIB.

"Aktivitas gempa tersebut terdeteksi di tujuh stasiun seismik milik BMKG di Tangerang, Serang, Cigeulis, Muara Dua, Bandar Lampung, Sukabumi, dan Liwa," tulis BMKG dalam rilisnya, Jumat (11/1/2019).


Gempa 11 kali beruntun itu memiliki kekuatan magnitudo 3.1, 3.0, 3.1, 3.3, 3.3, 3.9, 4.1, 3.5, 4.0, 2.8, dan 2.8. Tidak ada tsunami yang diakibatkan gempa tersebut.

Hari ini, petugas pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran melaporkan bahwa Anak Krakatau masih tertutup kabut. Tidak ada aktivitas kegempaan sejak pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB pagi tadi.

"Kegempaan nihil, untuk visual masih tertutup kabut dan statusnya level siaga dan direkomendasikan untuk tidak mendekat sejauh 5 km dari Krakatau," kata petugas pemantau Krakatau di Pasauran, Deni Mardiono, saat dihubungi detikcom.


Sampai hari ini, menurutnya, krakatau masih belum menunjukkan aktivitas berpengaruh. Tapi warga diminta tetap tidak mendekati area Anak Krakatau. (bri/asp)