DetikNews
Kamis 10 Januari 2019, 20:06 WIB

Berkarya: Yang Anti-Pak Harto Bisa Disimpulkan Prokomunis

Tsarina Maharani - detikNews
Berkarya: Yang Anti-Pak Harto Bisa Disimpulkan Prokomunis Andi Badarudin Picunang (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Partai Berkarya berbicara tentnag paham komunis yang dilarang di Indonesia terkait penyitaan sejumlah buku. Berkarya mengatakan kelompok yang anti-Presiden RI ke-2 Soeharto merupakan prokomunis.

"Kita belajar dari sejarah, ambil yang baik dan kita teruskan cita-cita para pemimpin bangsa kita. Kami kelompok yang fokus becermin pada pikiran-pikiran Pak Harto yang antikomunis. Ada juga kelompok yang anti-Pak Harto, berarti bisa disimpulkan mereka prokomunis. Kita kan bernegara dan aturan bernegara. Kalau negara mengharamkan paham komunis, wajib kita bela putusan itu," kata Ketua DPP Berkarya Andi Badarudin Picunang kepada wartawan, Kamis (10/1/2019).


Menurut Badar, tiap warga negara wajib 'mengharamkan' paham komunis. Sebab, hal itu tertuang dalam TAP MPRS 25/1966 tentang Pembubaran PKI.

Namun Badar emoh jika Berkarya dikaitkan dengan kebangkitan Orba. Ia mengatakan banyak kader Berkarya yang merupakan aktivis dan reformis.

"Bagi Partai Berkarya, sebagai parpol yang berideologi pemikiran Pak Harto, tentu tidak merasa jadi sasaran tembak sebagai kelompok yang ingin mengembalikan rezim Orba," ujarnya.

"Bukan rezim yang kami ingin hadirkan, tapi semangat pembangunan wacana Trilogi Pembangunan (stabilitas, pertumbuhan, dan pemerataan) yang saat ini dan ke depan masih dibutuhkan bangsa kita. Tentu dengan SDM yang mumpuni di bidangnya dan sesuai tuntutan zaman," lanjut Badar.
(tsa/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed