DetikNews
Kamis 10 Januari 2019, 09:30 WIB

Sudirman Said Kritik Pembangunan Era Jokowi, TKN: Rabun Kenyataan

Tsarina Maharani - detikNews
Sudirman Said Kritik Pembangunan Era Jokowi, TKN: Rabun Kenyataan Ace Hasan Syadzily (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said, mengkritik pembangunan ekonomi di era Presiden Joko Widodo. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut Sudirman, yang merupakan Menteri ESDM di pemerintahan Jokowi, tak bisa lihat melihat kenyataan dengan jelas.

"Sudirman Said pernah menjadi menterinya Pak Jokowi, tapi politik membuat dia rabun melihat kenyataan," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Kamis (10/1/2019).

Sudirman menilai pembangunan ekonomi dilakukan Jokowi demi kepentingan elektoral semata. Ia menyebut Jokowi membangun tanpa perencanaan yang matang.


Ace lantas memaparkan sejumlah terobosan yang dilakukan Jokowi sejak menjabat pada 2014. Ia mengatakan Jokowi melakukan transformasi dalam pembangunan ekonomi.

"Gaya kepemimpinan Pak Jokowi tidak terjebak rutinitas birokrasi, keluar dari zona nyaman para teknokrat, tapi melakukan lompatan-lompatan yang hasilnya tidak instan dan memiliki dampak jangka panjang," jelas Ace.

Politikus Partai Golkar itu mencontohkan pembangunan merata di seluruh Indonesia yang dilakukan Jokowi. Andai Jokowi membangun demi kepentingan elektoral, menurut Ace, Jokowi hanya akan berkonsentrasi di wilayah Jawa.

"Kalau hanya memikirkan elektoral, maka infrastruktur hanya dibangun di Jawa. Karena populasi pemilih mayoritas di Jawa. Tapi Pak Jokowi keluar dari kepentingan elektoral semata dengan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur yang bersifat Indonesiasentris, bukan Jawasentris, di perbatasan, di pulau terdepan, dan Indonesia Timur," tuturnya.


Ace juga mencontohkan soal harga BBM. Jokowi mengupayakan BBM satu harga se-Indonesia.

Tak hanya itu, Ace kemudian menyinggung pembubaran Petral di era Jokowi. Jokowi, kata Ace, berupaya meningkatkan daya saya ekonomi dengan membongkar mafia-mafia ekonomi.

"Telah dibuktikan oleh Pak Jokowi dalam empat tahun ini dengan melakukan perubahan besar-besaran dalam peningkatan daya saing ekonomi, kemudahan berusaha, dan membongkar mafia-mafia ekonomi. Termasuk di sektor energi dan sumber daya mineral, Jokowi membubarkan Petral. Ternyata setelah tidak jadi menteri, Sudirman jadi cepat lupa," ujar Ace.


Kemudian, dalam aspek bantuan sosial, Ace menyebut Jokowi juga telah melakukan reformasi sistem. Lewat KIP, KIS, dan PKH, penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan makin efektif.

"Saya berikan satu contoh lagi dalam reformasi sistem bantuan sosial. Bukan hanya dengan memperbesar cakupan penerima manfaat kartu KIP, KIS dan PKH tapi membuat sistem penyaluran lebih efektif dalam empat tahun ini sehingga kemiskinan bisa turun," sebut Ace.



Saksikan juga video 'Jokowi Raih Penghargaan 'Tokoh Pemerataan Pembangunan' dari Kadin':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed