detikNews
Minggu 30 Desember 2018, 16:57 WIB

Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea Foto: Moon Jae-In dan Kim Jong Un (The Presidential Blue House /Handout via REUTERS)
Seoul - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjanji akan kembali menggelar pertemuan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-In tahun depan. Hal itu disampaikan Kim dalam surat yang dikirimnya kepada Moon.

Keinginan menggelar pertemuan rutin bersama Korsel itu dilakukan demi mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea. Hal itu juga sebagai upaya membangun perdamaian dan kesejahteraan di Semenanjung Korea.

"Pemimpin Kim mengatakan dia bersedia untuk sering bertemu dengan Presiden Moon tahun depan untuk memajukan diskusi mengenai perdamaian dan kemakmuran dan menyelesaikan masalah denuklirisasi Semenanjung Korea," ujar Juru bicara Cheong Wa Dae, Kim Eui-kyeom seperti dilansir Reuters, Minggu (30/12/2018).


Melalui surat itu, Kim Jong Un menyampaikan salam hangatnya sebagai penutup akhir tahun 2018. Surat itu juga untuk memperingati detensi dramatis yang mereka rancang tahun ini, termasuk tiga pertemuan yang digelar keduanya, pasca bertahun-tahun konfrontasi yang ditandai oleh serangkaian uji coba nuklir dan rudal Korea Utara.

Seperti diketahui, tahun ini Korut dan Korsel telah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali. Dua kali di perbatasan desa Panmunjom, dan satu kali di Ibu Kota Korut, Pyongyang.

"Pemimpin Kim mengatakan bahwa kedua pemimpin telah mendorong langkah-langkah praktis dan agresif yang melampaui konfrontasi yang telah berlangsung lama dengan bertemu tiga kali dalam setahun dan menekankan bahwa mereka telah membebaskan rakyat mereka dari ketegangan militer dan ketakutan perang," katanya.


Dalam surat itu Kim juga menyampaikan penyesalannya karena tidak dapat menepati janjinya berkunjung ke Seoul sebelum tahun 2018 berakhir. Rencana kunjungan bersejarah Kim ini sebelumnya diumumkan Moon di tengah mandeknya perundingan nuklir antara Korut dan Amerika Serikat (AS), sekutu Korsel.

"Pemimpin Kim menyampaikan penyesalannya karena tidak bisa berkunjung ke Seoul tahun ini meskipun dia sangat ingin merealisasikan pertemuan yang sudah disepakati keduanya saat di Pyongyang," ujar Kim Eui-kyeom.
(mae/dkp)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com