Banjir Landa Desa di Serang, 1.818 Jiwa Mengungsi

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 27 Des 2018 00:46 WIB
Foto: Banjir landa desa di Serang, Banten (Dok BNPB)
Jakarta - Wilayah Banten kembali dilanda bencana. Usai sebagian wilayah diterjang tsunami Selat Sunda, beberapa desa di Serang, Banten, terdampak banjir.

"Jika sebelumnya masyarakat dicekam ketakutan menghadapi bahaya tsunami. Bahkan masyarakat di pantai Kecamatan Cinangka dan Anyer diterjang tsunami. Pada 26/12/2018 pagi, masyarakat Desa Batukuwung dan Desa Citasuk Kecamatan Padarincang Kabupaten Banten terendam banjir," kata Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Kamis (27/12/2018).


Banjir terjadi karena Sungai Cikalumpang meluap lantaran hujan intensitas tinggi. Dampaknya, 1.818 jiwa dari dua desa tersebut harus mengungsi.

"Dampak banjir sebanyak 297 KK/1.658 jiwa terdampak dan mengungsi di SDN Suka Maju sedangkan 70 KK/160 jiwa mengungsi di tempat yang aman di Desa Batukuwung. Sekitar 200 unit rumah terendam banjir dengan tinggi banjir 50-100 centimeter," sebut Sutopo.

BPBD Serang bersama TNI, Polri, SKPD dan relawan melakukan evakuasi. Bantuan logistik diberikan kepada masyarakat terdampak banjir. Tidak ada korban jiwa dari banjir yang terjadi.


Sementara itu Sutopo mengatakan penanganan darurat tsunami yang menerjang Pantai Anyer dan Cinangka di wilayah Serang masih dilakukan. Tercatat 25 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka, 68 orang hilang dan 83 orang mengungsi. Kerusakan fisik masih dilakukan pendataan.

"Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan. Penanganan pengungsi dan layanan kesehatan juga dilakukan. Aparat gabungan bersama relawan dan masyarakat mulai membersihkan lingkungannya dari puing-puing bekas tsunami," ucap Sutopo. (gbr/fai)