DetikNews
Selasa 25 Desember 2018, 10:46 WIB

Lestarikan Tradisi, Gereja Immanuel Misa Pakai Bahasa Belanda

M Guruh Nuary - detikNews
Lestarikan Tradisi, Gereja Immanuel Misa Pakai Bahasa Belanda Natal di Gereja GPIB Immanuel Jakarta (Guruh Nuary/detikcom)
Jakarta - Gereja Protestan Indonesia di bagian Barat (GPIB) Immanuel menggelar misa Natal menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Selain dua bahasa itu, Gereja ini menggelar misa menggunakan Bahasa Belanda.

Setelah misa Natal berbahasa Indonesia, Selasa (25/12/2018) ini, pukul 08.00 WIB berlangsung khidmat, misa berbahasa Belanda digelar pukul 10.00 WIB.

Ada 33 orang yang menghadiri misa berbahasa Belanda ini. Di antara mereka ada wajah-wajah Eropa selain wajah-wajah Indonesia. Penggunaan Bahasa Belanda dipertahankan karena merupakan bagian dari tradisi pendirian Gereja ini.


"Karena cikal bakalnya juga ya, Gereja ini kan sudah berdiri 179 tahun, jadi kami tidak menghilangkan ibadah dalam Bahasa Belanda," kata pendeta Michiko Saren selaku Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Lestarikan Tradisi, Gereja Immanuel Misa Pakai Bahasa BelandaFoto: Natal di Gereja GPIB Immanuel Jakarta (Guruh Nuary/detikcom)

Gereja ini selesai dibangun pada 24 Agustus 1839, atau lebih dari 1,5 abad silam. Selain penggunaan Bahasa Belanda untuk menjaga tradisi, Bahasa Inggis juga digunakan dalam misa di sini.


"Kami mengakomodir bahasa Belanda yang sudah sekian lama berlangsung, tetapi bahasa Inggris juga menjadi salah satu tujuan, destinasi juga untuk ekspatriat untuk hadir walaupun tidak bisa dipungkiri orang Indonesia yang paling banyak," tutur Michiko.

Misa Natal di Gereja Immanuel pada hari ini dibagi dalam tiga jadwal. Misa pagi pukul 08.00 WIB menggunakan Bahasa Indonesia, misa pukul 10.00 WIB menggunakan Bahasa Belanda, dan misa pukul 17.00 WIB menggunakaan bahasa Inggris. Penggunaan bahasa asing bertujuan untuk mengakomodir warga negara asing yang akan mengikuti misa.

Di sini, nuansa Indonesia juga dihadirkan. Pohon Natal bermaterial bambu dibalut kain-kain Nusantara dipajang di depan. Kertas-kertas berisi pengharapan ditempel di kertas berbentuk jantung hati, aneka warna.


Simak Juga 'Gubernur Anies Keliling Gereja di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed