detikNews
Senin 17 Desember 2018, 10:30 WIB

Menko Polhukam: Jika Tak Mau Bela, Hengkang Saja dari NKRI

Zunita Putri - detikNews
Menko Polhukam: Jika Tak Mau Bela, Hengkang Saja dari NKRI Menko Polhukam Wiranto dalam memberi di acara Rembuk Nasional Bela Negara, di Hotel Bidakara, Jaksel, Senin (17/12/2018) (Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengingatkan peran warga negara Indonesia (WNI) untuk ikut membela negara. Sebab Indonesia adalah Ibu Pertiwi yang perlu dijaga setiap WNI.

"Mengapa negara harus kita bela? Kita kan punya Ibu, dilahirkan dari rahim Ibu, sehingga ada istilah surga di atas kaki Ibu, maka wajib kita mencintai siapa yang lahirin kita, maka nggak ada alasan kita nggak membela Ibu kita, maka istilah negara untuk Indonesia disebut Ibu Pertiwi, karena itu Ibu Pertiwi, Ibu kita, harus kita bela," ucap Wiranto, Senin (17/12/2018).


Hal itu disampaikan Wiranto saat memberi sambutan di acara Rembuk Nasional Bela Negara, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Oleh karena itu, tiap WNI wajib membela negara.

Wiranto mengatakan bagi WNI yang tak mau ikut bela negara, lebih baik hengkang dari Indonesia. Wiranto juga mengingatkan ormas-ormas untuk tidak mencoba mengganti ideologi negara.


"Kalau kita nggak mau bela negara kita, NKRI, ya hengkang saja dari negara kita, sering saya katakan, kalau ada yang ganggu negeri, mengganggu keamanan negeri ini, nggak layak jadi WNI," tegas Wiranto.

"Silakan cari negara lain, termasuk ormas-ormas yang nggak akui ideologi negara kita, saya katakan, cari negara sana yang mau akui ideologi Anda, jangan laksanakan ideologinya di sini, nggak, nggak bisa," imbuhnya.


Menurutnya, setiap WNI itu harus bangga dan membela NKRI. Apalagi, Wiranto menyebutkan Indonesia sudah banyak memiliki prestasi di kancah dunia.

"Karena kita harus bangga pada Ibu Pertiwi, maka saya akan sampaikan kondisi negeri kita itu negeri sangat besar, banyak orang kita di luar negeri merasa kecil seakan-akan negeri kita nggak diperhitungkan, kenyataannya tidak, Indonesia itu diperhitungkan, terbukti kita tahun depan sudah jadi anggota Dewan Tetap dari Dewan Keamanan PBB (anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, red). Lalu lembaga internasional melakukan survei, Indonesia termasuk negara teraman di dunia, ini kenyataan, kita nomor 9 aman, dari ratusan negara," pungkasnya.
(zap/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com