Cerita Jokowi soal Galaunya Keluarga Saat Hendak Maju Pilgub DKI

Andhika Prasetia - detikNews
Minggu, 16 Des 2018 11:15 WIB
Potret Presiden Jokowi dengan latar foto keluarganya. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat maju ke Pilgub DKI Jakarta 2012 dan memenangi pesta demokrasi tersebut enam tahun lalu. Namun majunya Jokowi sebagai cagub DKI sempat tak direstui ketiga anaknya, yakni Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.

"Ketiga anak saya, walau tak setuju, selalu memberi pandangan positif dan teduh. Kalaupun mereka menolak, bukan karena tak suka dan tak percaya apakah bapak mereka bisa menjadi gubernur. Tapi lebih karena khawatir kehidupan bapak mereka jadi tidak tenteram," kata Jokowi dalam buku 'Jokowi Menuju Cahaya' yang ditulis Alberthiene Endah, sebagaimana dikutip detikcom, Minggu (16/12/2018).


Selain ketiga anaknya, istri Jokowi, Iriana, sempat mengeluhkan niat Jokowi menjadi DKI-1. Iriana khawatir Jokowi dicibir 'melompat' lantaran masa jabatannya sebagai Wali Kota Solo belum tuntas.

"Pak, saya sebetulnya tidak setuju Bapak maju menjadi calon Gubernur Jakarta. Banyak orang mengatakan Bapak tidak amanah. Tugas masih berjalan di Solo, tapi Bapak malah melompat ke Jakarta," ujar Iriana kepada Jokowi.

Joko Widodo.Joko Widodo (Rengga Sancaya/detikcom)

Singkat cerita, Jokowi akhirnya maju dan menang dalam Pilgub DKI Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dua tahun berselang, Jokowi maju ke ajang yang lebih besar, pemilihan presiden. Beda dari sebelumnya, kali ini Jokowi diizinkan oleh keluarganya.

"Ketika sebelumnya saya hendak mulai berkampanye, tak ada lagi tanya-jawab tentang apakah saya diizinkan. Ketiganya sudah lebih dulu bicara kepada saya. 'Pak, kami berdoa untuk Bapak. Selalu hati-hati dalam melangkah ya, Pak'," ungkap Jokowi.


Jokowi berpamitan untuk berkampanye kepada keluarganya. Ia sampai terharu mendengar dukungan yang diberikan Iriana.

"Pak, sudah jangan memikirkan kami dulu. Kami akan baik-baik saja dan kuat menghadapi ujian apa pun selama Bapak kampanye. Bapak pikirkan dulu saja amanah banyak orang. Amanah masyarakat luas," kata Iriana.

Dukungan dari keluarganya berbuah manis. Jokowi pun memenangi Pilpres 2014 dengan raihan suara 53,15 persen. (dkp/tor)