detikNews
Kamis 13 Desember 2018, 17:46 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang Natal-Tahun Baru, KAI Tambah 19 Kereta

Rolan - detikNews
Antisipasi Lonjakan Penumpang Natal-Tahun Baru, KAI Tambah 19 Kereta Foto: Jajaran Daop1 Jakarta jumpa pers soal Natal dan Tahun Baru 2018. (Rolan/detikcom)
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) DAOP 1 Jakarta menyiapkan 19 kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018. Belasan kereta tambahan itu mulai beroperasi sejak 20 Desember 2018-6 Januari 2019.

"Mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang pada masa angkutan Nataru tersebut, maka PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 19 KA (kereta api) tambahan. 12 KA keberangkatan Stasiun Gambir dan 7 KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen," kata Executive Vice President PT KAI DAOP 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah saat jumpa pers di Hotel Luminor, Jalan Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).



Dadan menuturkan, penambahan kereta untuk Nataru tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2017, total kereta yang dioperasikan 72 rangkaian.

"Total jumlah KA yang siap melayani penumpang pada masa angkutan Nataru kali ini adalah 79 perjalanan KA. Jumalah ini meningkat 9% dibanding masa angkutan Nataru 2017/2018 yakni sebesar 72 perjalanan KA," terang Dadan.

KAI Daop 1 Jakarta memprediksi terjadi lonjakan penumpang yang lebih dari tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 5%.

"Peningkatan volume penumpang selama 18 hari masa angkutan Nataru diprediksi meningkat sebesar 5% atau 1.261.442 penumpang dibandingkan masa angkutan Nataru tahun 2017/2018 sebanyak 1.159.513 penumpang," ujar Dadan.

Untuk memberikan rasa aman selama angkutan Nataru, KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 1.062 personel keamanan dan bantuan keamanan eksternal dari TNI serta Polri sebanyak 259 personel, termasuk tim anjing pelacak.

Dari aspek prasarana, KAI Daop 1 Jakarta juga bersiap siaga di daerah-daerah rawan bencana alam. KAI Daop 1 Jakarta mendeteksi sebanyak 160 titik rawan berupa banjir, longsor, dan amblas di jalur KA di wilayahnya.

"Untuk itu, perseroan menyiapkan alat material untuk siaga antara lain, khusus jalan rel berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, plat sambung, baut sambung, pandrol, paku TN. Sedangkan, untuk jembatan berupa perancah, rel bendel, begel bendel, besi H Beam, alat penambat rel di titik-titik yang telah ditentukan," papar Dadan.
(zak/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com