Politik Ngeri: La Nyalla Potong Leher, Ruhut Potong Kuping

Politik Ngeri: La Nyalla Potong Leher, Ruhut Potong Kuping

Gibran Maulana Ibrahim, Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 12 Des 2018 22:49 WIB
La Nyalla Mattalitti (Foto: dok. detikcom)
La Nyalla Mattalitti (Foto: dok. detikcom)
Jakarta - Ungkapan menggelegar kerap dipakai sebagai retorika di dunia politik. Sesumbar memotong bagian tubuh jadi bagian dari retorika tersebut.

Ungkapan itu dikeluarkan Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti. La Nyalla menyatakan dia siap dipotong lehernya jika capres Prabowo Subianto menang di Madura, Jawa Timur.

"Saya kan sudah omong potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura," ujar La Nyalla di kediaman Ma'ruf Amin, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).


Baca juga: La Nyalla: Potong Leher Saya Kalau Prabowo Menang di Madura


La Nyalla menyatakan hal tersebut saat ditanya soal kontribusi dirinya agar pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin bisa menang di Jawa Timur. Sebagaimana diketahui, La Nyalla berada di kubu Prabowo pada Pilpres 2014. Namun, pada Pilpres 2019, La Nyalla menyatakan mendukung penuh Jokowi-Ma'ruf.

Saat itu Prabowo, yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, menang telak atas Jokowi-Jusuf Kalla di Madura. La Nyalla mengakui saat itu dia menggunakan isu agama untuk mempengaruhi pilihan politik warga Madura.

"Orang di Madura itu dulu milih Prabowo karena nggak ngerti, dikira Pak Jokowi ini PKI. Kan saya sudah jelasin, saya yang sebarin 'Obor' (tabloid 'Obor Rakyat'). Orang Madura itu paling sensitif, paling nggak mau dibilang ini bukan agama Islam. Ini nggak mungkin dipilih, padahal begitu ini nanti dibuka, ini kembali. Padahal yang Islam itu Pak Jokowi," ungkap La Nyalla.


Baca juga: Pengakuan Menggelegar La Nyalla


Mantan Ketum PSSI itu mengatakan sudah melupakan Prabowo. Dia yakin Jokowi-Ma'ruf Amin bisa menang besar di Jawa Timur.

"Saya nggak perlu omong soal kontribusi. Pokoknya Anda tahu Pak Jokowi menang di Jawa Timur. Kalau dulu menangnya hanya 800 ribu, sekarang lebih jauh lagi. Target saya, Pak Jokowi harus menang 70 persen di atas," ucap dia.

Lain La Nyalla, lain Ruhut Sitompul. Janji soal potong kuping Ruhut diungkit Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria.

Riza mengatakan hal ini saat menanggapi pernyataan 'potong leher' La Nyalla.


Baca juga: La Nyalla Siap Potong Leher, Gerindra: Kuping Ruhut Masih Dua Tuh


"La Nyalla itu janji potong leher kalau Jokowi kalah di Madura, ya kita lihat saja. Semua orang suka janji, cari berita-berita yang kontroversi," kata Riza di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/12).

"Ruhut dulu beberapa hari lalu saya ketemu Ruhut kupingnya masih ada dua tuh, nggak dipotong," imbuhnya.

Janji Ruhut yang dimaksud Riza terkait dengan Pilgub DKI 2017. Riza meminta politikus tidak membuat janji kontroversial karena bisa jadi bumerang. (jbr/rjo)