DetikNews
Rabu 12 Desember 2018, 14:48 WIB

Kesaksian Warga yang Melihat Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas

M Guruh Nuary - detikNews
Kesaksian Warga yang Melihat Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas Lokasi anggota TNI dikeroyok di Ciracas, Jakarta Timur. (Guruh/detikcom)
FOKUS BERITA: Polsek Ciracas Dirusak
Jakarta - Polisi menduga penyerangan Mapolsek Ciracas terkait pengeroyokan anggota TNI. Anggota TNI itu dikeroyok juru parkir di depan pertokoan Arundina, Ciracas, Jakarta Timur.

Pengeroyokan itu terjadi di area parkir pertokoan Arundina, Jalan Raya Lapangan Tembak, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Keributan terjadi tepatnya di depan toko Soto Kudus.


Pantauan detikcom pada Rabu (12/12/2018) pukul 13.50 WIB, aktivitas di pertokoan berlangsung normal. Pedagang tetap berjualan.

Namun tidak ada juru parkir yang terlihat. Biasanya, juru parkir berada di lokasi itu.

Seorang warga, R, mengatakan juru parkir yang terlibat pengeroyokan itu merupakan juru parkir liar. Dia tidak memakai seragam parkir DKI.

"TNI lagi makan di soto. Belum beres makan kayaknya sama anak kecil. Tiba-tiba ribut di situ sama tukang parkir. Tukang parkir liar gitu nggak pakai seragam sih," kata R saat ditemui detikcom.

Juru parkir yang terlibat pengeroyokan itu setiap hari ada di lokasi. Dia biasanya mengatur parkir sejak siang.

"Dia emang parkir di sini tiap hari. Di kompleks ini di tengah sini. Pukul 12.00 ke atas atau pukul 13.00-14.00 WIB itu bagian dia, shift mereka itu. Kalau pagi (petugas parkir) pakai baju DKI," ujar R.


R mengatakan perkelahian lalu terjadi di bawah pohon. Motor ditinggalkan di halaman toko.

"Tadinya satu lawan satu. Akhirnya dipegangin tuh TNI sama tukang parkir. Kata parkir yang melerai itu, 'Sudah.' TNI bilang, 'Udah-udah.' Tapi orang parkir itu emosi," ujarnya.

Lalu, seorang anggota TNI lainnya melintas dari arah Cibubur Junction. Dia berhenti di lokasi yang kemudian dikeroyok juga oleh kawanan juru parkir. Seorang juru parkir yang semula ingin melerai justru ikut mengeroyok.

"Melerai tadinya pertamanya. Begitu datang temen kapten TNI, dia malah mukulin juga. Sampai TNI juniornya berdarah," ujarnya.

Pertengkaran itu berlangsung selama 10-15 menit. Anggota TNI yang hendak meninggalkan lokasi juga terus dikejar juru parkir.

R tidak bisa memastikan jumlah juru parkir yang ikut mengeroyok. Namun yang terlibat pemukulan anggota TNI berjumlah tiga orang.

"Saya kurang paham deh kalau itu. Yang keliatan sih, yang jelas mukulin mah tiga orang," ujarnya.

Sebelumnya, Polsek Ciracas dirusak massa tak dikenal. Kapolda Metro Jaya menduga perusakan tersebut terkait dengan kejadian oknum anggota TNI yang terlibat cekcok dengan tukang parkir beberapa hari lalu.

"Kemungkinan analisisnya ke sana, tapi beri saya waktu untuk teman-teman krimum dan Kapolres bekerja. Kalau ada perkembangan yang sudah didapat, saya sampaikan," jawab Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.

Kodam Jaya meminta siapa pun tidak cepat menarik kesimpulan bahwa sekelompok orang yang menyerang Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa, 11 Desember, malam adalah anggota TNI. Penyelidikan awal dinilai lebih tepat sebelum memunculkan kesimpulan dalam peristiwa itu.

"Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki siapa pelaku-pelakunya. Kita tidak bisa dengan cepat menarik kesimpulan bahwa itu anggota TNI," ujar Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi kepada detikcom, Rabu (12/12).


Saksikan juga video 'Cerita Juliah, Saksi Mata Penyerangan Mapolsek Ciracas':

[Gambas:Video 20detik]


(idh/fjp)
FOKUS BERITA: Polsek Ciracas Dirusak
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed