DetikNews
Senin 10 Desember 2018, 13:57 WIB

PKS soal Kritik: Di Debat Capres Pak Jokowi Tak Bisa Mengelak Lagi

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
PKS soal Kritik: Di Debat Capres Pak Jokowi Tak Bisa Mengelak Lagi Foto: Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin. (dok DPP PKS)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bangsa ini harus diberi kritik berbasis data, bukan pembodohan jika ingin maju. Di debat capres nanti, PKS akan membuktikan kepada Jokowi soal kritik yang selama ini disampaikan.

"Nanti kita buktikan di debat capres apakah data dan fakta yang disampaikan selama ini tentang kegagalan kinerja pemerintahan Pak Jokowi itu pembodohan atau tidak. Di debat capres nanti kami kira Pak Jokowi tak bisa mengelak lagi. Kalau saat ini seperti debat kusir," kata Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin saat dikonfirmasi, Senin (10/12/2018).


Suhud menegaskan kritik yang selama ini dilayangkan ke pemerintah bukan hanya dari partai oposisi. Suhud lantas membeberkan data-data.

"Kritik selama ini tidak hanya datang dari kami sebagai pihak oposisi, tapi juga dari elemen masyarakat yang lain. Sebagai contoh, apakah tidak cukup data tentang pertumbuhan ekonomi yang mentok di angka 5%, padahal janjinya pertumbuhan 7%? Daya beli masyarakat yang turun akibat kenaikan tarif dasar listrik? Penurunan angka kemiskinan yang mengalami perlambatan di era Pak Jokowi? Itu kan semua datanya jelas," tegas Suhud.

Saat membuka Konvensi Humas 4.0 di Istana Negara, Jakarta, siang tadi, Jokowi mengatakan, jika ingin Indonesia maju, maka sampaikanlah kritik yang harus berbasis dengan data. Bukan malah menebar kebohongan.


Suhud mengaku heran dengan pernyataan Jokowi di atas karena, menurutnya, pihaknya menyampaikan kritik dengan berbasis data. Pernyataan Jokowi bikin Suhud bertanya-tanya.

"Justru kita balik bertanya, apakah pemerintah enggan dikritik dan menganggap sepi fakta yang ada dengan mengatakan bahwa itu hoax dan pembodohan?" cetus Suhud.


Saksikan juga video 'Sandi Ingin Debat Capres Diubah Jadi Urun Rembuk':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed