DetikNews
Jumat 07 Desember 2018, 17:42 WIB

Jakarta Masuk Daftar Kota Toleransi Terendah, Ini Penjelasan Setara

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jakarta Masuk Daftar Kota Toleransi Terendah, Ini Penjelasan Setara Ketua Setara Institute Hendardi Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom
Jakarta - Jakarta berada di posisi ketiga dari urutan paling bawah dalam Indeks Kota Toleran 2018 versi Setara Institute. Ketua Setara Institute Hendardi memberi penjelasan kenapa Jakarta berada di urutan buncit.

Hendardi menjelaskan, ada sejumlah penyebab kenapa DKI Jakarta tidak mudah menjadi kota toleran. Jakarta menjadi pusat pemerintahan, sehingga berbagai macam dinamika politik ada di sini.

"Itu yang menyebabkan apapun, Jakarta tidak mudah menjadi kota yang toleran. Kendati begitu tetapi bukan tidak ada pemimpin yang berusaha menjadikan Jakarta sebagai kota yang sangat heterogen ini menjadi kota yang juga sangat toleran. Namun masih ada banyak hambatan macem macem," kata Hendardi di Hotel Ashley, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).


Jakarta menurut Hendardi cukup sulit menjadi kota yang toleran. Dalam penelitian Setara Institut, lanjut Hendardi, sejumlah wilayah di Jawa Barat juga demikian. Bogor dan Depok juga masuk dalam 10 kota dengan skor toleransi terendah.

"Anda tahu lah aksi-aksi dengan berpolitik identitas itu masih sering terjadi di Jakarta dan juga di Jawa Barat. Dalam penelitian kami bukan sekadar toleransi tapi memang mendapat raport merah dari beberapa tahun yang lalu," ujarnya.

"Jawa Barat secara umum. Kami setiap tahun juga melakukan penilaian-penilaian terhadap pluralisme, kebebasan beragama, keyakinan dan sebagimanya dan juga politik identitas memang Jakarta dan Jawa Barat daerah yang rawan saya kira. Selalu menjadi perhatian kita," sambung Hendardi.

Kembali ke soal Jakarta, Hendardi menyebut momen Pilpres dan Pilkada juga berpengaruh penting kenapa ibu kota sulit masuk dalam daftar kota toleran.

"Apalagi pilkada 2017 itu sangat berpengaruh di indeks tolerensi di Jakarta. Dan belum lagi berbagai reuni-reuni. Itu punya pengaruh terhadap indeks toleransi. Apalagi ada tampilan kekerasan dalam konteks politik identitas dalam agama atau suku dan sebagainya," jelasnya.

Berikut indeks kota toleran versi Setara Institute:

1. Singkawang, 6.513
2. Kota Salatiga, 6.447
3. Pematang Siantar, 6.280
4. Kota Manado, 6.030
5. Ambon, 5.960
6. Kota Bekasi, 5.890
7. Kota Kupang, 5.857
8. Kota Tomohon, 5.833
9. Binjai Sumatera Utara, 5.830
10 Kota Surabaya, 5.823

Sementara itu, Jakarta ada di posisi ketiga dari urutan paling bawah. Jakarta ada di atas Banda Aceh dan Tanjung Balai.

Berikut 10 kota dengan skor toleransi terendah
85. Sabang, 3.757
86. Medan, 3.710
87. Makassar, 3.637
88. Bogor, 3.533
89. Depok, 2.490
90. Padang, 3.450
91. Cilegon, 3.420
92. Jakarta, 2.880
93. Banda Aceh, 2.830
94. Tanjung Balai, 2.817



Tonton juga ' Tak Ada Toleransi Bagi Pelaku Black Campaign ':

[Gambas:Video 20detik]


(hri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed