DetikNews
Kamis 06 Desember 2018, 20:22 WIB

Pasca Puting Beliung Bogor, Warga Diminta Tetap Waspada

Jabbar Ramdhani - detikNews
Pasca Puting Beliung Bogor, Warga Diminta Tetap Waspada Foto: Puting beliung terjang Kota Bogor (Farhan/detikcom)
Jakarta - Hujan deras disertai puting beliung terjadi di Bogor, Jawa Barat, sore hari tadi. Puluhan rumah rusak dan sejumlah kendaraan tertimpa pohon tumbang.

UPT BMKG Stasiun Klimatologi (Staklim) Bogor mengatakan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai angin kencang terjadi hingga malam ini. Meski demikian, warga diimbau untuk tetap tenang dan waspada.

"Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada, jauhi pohon-pohon yang rindang atau bangunan-bangunan yang rapuh, mengusahakan tidak keluar rumah di saat hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat," demikian kata UPT BMKG Staklim Bogor lewat keterangan tertulisnya, Kamis (6/12/2018).


BMKG juga mengingatkan kepada pengendara motor untuk menghindari genangan air dan juga tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin.

BMKG menyatakan peristiwa angin puting beliung biasa terjadi di masa transisi musim kemarau ke musim hujan, begitu juga sebaliknya. Fenomena ini sudah bisa dirasakan jika ada pada satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.


Setelah itu, pada pagi udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan perbedaan suhu udara (> 4.5°C) antara pukul 10.00 dan 07.00. Selain itu ada kelembaban udara yang cukup tinggi.

Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan putih berlapis-lapis atau awan Cumulus. Di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.


"Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus," tutur kata Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko dalam keterangan tertulisnya.

"Jika 1-3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim transisi, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak," sambungnya.


Pada peristiwa hari ini, dilaporkan puting beliung muncul di empat kelurahan di daerah Bogor selatan. Ada sebanyak enam kendaraan yang tertimpa pohon tumbang di mana salah satunya ada seorang warga yang tewas karena mobilnya tertimpa pohon. Hujan deras disertai puting beliung ini juga mengakibatkan sedikitnya 50 rumah rusak.
(jbr/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed