DetikNews
Minggu 02 Desember 2018, 15:23 WIB

Pesan Habib Bahar bin Smith di Pengujung Reuni 212

Tim detikcom - detikNews
Pesan Habib Bahar bin Smith di Pengujung Reuni 212 Habib Bahar bin Smith (memegang mikrofon) di panggung Reuni 212. (Foto: dok. Front TV)
FOKUS BERITA: Reuni 212
Jakarta - Pidato pimpinan Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith, menjadi penutup Reuni Akbar Mujahid 212 tahun 2018. Habib Bahar berbicara tentang kemungkinannya ditangkap polisi karena kasus ceramah 'Jokowi banci'.

"Jikalau dalam beberapa hari ke depan, beberapa minggu ke depan, saya ditangkap karena membela rakyat yang susah, kalau saya ditangkap, dipenjara, berjanjilah kalian, jangan pernah kalian padamkan api perjuangan," kata Habib Bahar berapi-api di panggung Reuni 212, Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018)

"Siap lanjutkan perjuangan?" imbuhnya.

"Siap!" sahut massa di depan panggung.


Habib Bahar dilaporkan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia ke polisi. Habib Bahar dianggap melakukan orasi yang mengandung unsur hate speech.

Polisi telah mengirim surat panggilan pemeriksaan kepada Bahar pada Jumat (30/11). Sedianya Bahar akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada Senin, 3 Desember 2018.

"Panggilan terhadap Habib Bahar Smith sebagai saksi sudah dikirim Jumat (30/11) untuk dipanggil pada Senin, 3 Desember 2018, sebagai saksi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Sabtu (1/12).


Tonton juga video 'Habib Bahar Beberkan Kasus 'Jokowi Banci' di Reuni 212':

[Gambas:Video 20detik]

Pesan Habib Bahar bin Smith di Pengujung Reuni 212

(tor/iy)
FOKUS BERITA: Reuni 212
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed