DetikNews
Kamis 29 November 2018, 16:19 WIB

Polisi Periksa Pengelola Hotel Tempat Ciktuti, NR dan Tamu Bertemu

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Periksa Pengelola Hotel Tempat Ciktuti, NR dan Tamu Bertemu YAP dan NR menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Ciktuti Iin Puspita (22) di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (23/11) lalu (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Polisi akan memeriksa pengelola hotel tempat bertemunya Ciktuti Iin Puspita, NR, dan tamu-tamunya. CCTV yang ada di hotel itu pun akan turut diperiksa.

"Selama dua hari kemarin yang diperiksa itu teman wanitanya korban. Ternyata kegiatan mereka itu bukan hari Sabtu. Tapi dua hari sebelumnya, hari Jumat malam. Pergi ke salah satu tempat hiburan karaoke di wilayah Kemayoran Jakpus. Saat ini kami sedang minta CCTV tempat tersebut dan kami akan periksa pengelolanya," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Indra mengatakan pihaknya juga telah mengantongi identitas keempat tamu yang bertemu dengan Ciktuti, NR, dan temannya. Seorang tamu di antaranya sudah diperiksa polisi.


"Tamunya nanti akan kami periksa. Sudah ada tamu yang kami periksa satu orang," ujarnya.

Indra mengatakan Ciktuti, NR, dan seorang temannya bertemu dengan empat orang tamu itu bukan terkait pekerjaan. Hotel tempat mereka bertemu juga bukan hotel tempat Ciktuti bekerja.

"Bukan, tidak dalam bekerja. Ternyata korban ini memang sudah janjian sama empat orang ini. Mereka janjian dan ketemu sama tamu-tamu itu di sana. Dan tempatnya ini pun bukan tempat si korban dan NR bekerja," ujarnya


Terkait kasus ini, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk teman Ciktuti yang menemani bertemu para tamu di hotel. Selain itu, driver taksi online yang mengantar mereka ke hotel juga sudah dimintai keterangan.

"Mereka bertiga (Ciktuti, NR, dan temannya) sama driver online jadi empat )(orang). Driver online mendengar pembicaraan yang sama yang temen wanita korban mendengar yang sama juga. Jadi intinya korban ini menegur 'kamu bersyukur' (dan) pokoknya macem-macem (teguran lain) lah. Keras lah," ujarnya.

Dari pemeriksaan itulah polisi mengetahui ada cekcok antara Ciktuti dan NR. Ciktuti juga disebut risih karena NR selalu melapor ke pacarnya mengenai kegiatan mereka.


"'Ini kamu pergi aja dari sini ini kamu ganggu saya aja' (kata Ciktuti) gitu. 'Kamu sedikit-sedikir lapor'. Lapor sama pacarnya itu," ujar Indra menirukan cekcok antar korban dan tersangka.

Setelah cekcok itu, NR pun menghubungi pacarnya YAP. YAP naik pitam dan terlibat cekcok dalam sambungan telepon dengan korban.

Cekcok berlanjut pada Minggu (18/11), saat korban datang ke rumah kos. Setelah bertengkar, YAP memukulkan palu ke kepala korban dan mengikat leher Ciktuti Iin Puspita dengan tali. Setelah itu, mayat korban dimasukkan ke lemari.
(knv/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed