DetikNews
Jumat 16 November 2018, 16:29 WIB

3 Kurir Narkoba Ditangkap di Jakut, 12 Kg Sabu Disita

Audrey Santoso - detikNews
3 Kurir Narkoba Ditangkap di Jakut, 12 Kg Sabu Disita Foto: Tiga kurir sabu ditangkap Bareskrim. (Audrey-detikcom)
Jakarta - Bareskrim Polri menangkap tiga kurir sindikat narkoba di Jakarta Utara. Sebanyak 12 kg sabu diamankan.

Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto para tersangka yakni R (36) dan B (29). Keduanya adalah saudara sepupu.

"Sementara tersangka ketiga itu berinisial FA (26), masih tetanggaan dengan B," kata Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto di kantor Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/11/2018).

"Yang ajak (menjadi kurir sabu) itu tersangka B, kalau tersangka R pekerjaannya sebenarnya tukang valet mobil di daerah Thamrin," lanjut Eko.


Ketiga kurir ini ditangkap berawal dari hasil pemetaan penyidik tentang pergerakan sindikat sabu di Jakarta. Setelah diselidiki dan melakukan profiling, penyidik lalu turun ke lapangan.

"TKP (tempat kejadian perkara) pertama di daerah Pantai Indah Utara II, Kecamatan Penjaringan, Kota Madya Jakarta Utara pada Kamis (8/11) pukul 21.00 WIB," ujar Eko.

Di lokasi itu, R terpantau membawa tas besar dan aparat langsung menyergap dan menggeledah. Polisi lalu menemukan 12 kilogram kristal putih yang diduga kuat sabu.

"Jadi ini sistemnya terputus. R mengambil barang tersebut di semak-semak, pinggir jalan. Saat itu juga kondisi lagi hujan. Diperoleh keterangan dari si R bahwa dia disuruh mengambil barang tersebut oleh B," cerita Eko.


Melihat R ditangkap polisi, lanjut Eko, tersangka B dan FA yang mengawasi situasi dari kejauhan langsung kabur menggunakan sepeda motor. Keduanya lalu ditangkap di Cikopomayak, Neglasari, Jasinga, Bogor pada Minggu (11/11) pukul 01.50 WIB.

"Mereka ini belum tahu barang (sabu) mau dipecah (disebar) kemana. Karena mereka masih harus menunggu perintah lagi dari seseorang yang mereka juga tidak tahu," tutur Eko.

Tersangka B mengaku mendapat upah Rp 15 juta per kilogram sabu yang berhasil dia antar. B mengaku sudah 4 kali beraksi.

"Jadi yang pertama 6 ons, kemudian kedua kalinya ditambah lagi berapa kilo dan seterusnya. Mungkin karena dianggap kemarin-kemarin berhasil jadi dikasih tugas mengambil sabunya lebih banyak lagi. Ternyata kami tangkap. Sudah sekitar 20 sampai 30 kilo (sabu yang diantar tersangka," terang Eko.

3 Kurir Narkoba Ditangkap di Jakut, 12 Kg Sabu DisitaFoto: 12 kg sabu diamankan Bareskrim. (Audrey-detikcom)

Eko menduga sabu ini milik jaringan narkoba internasional. Namun, yang menjadi perhatian Eko, kemasan sabu kali ini berbeda dengan kemasan sabu yang berhasil diungkap sebelumnya.

"Biasanya kemasan teh. Ini dibungkus kresek, rapi, plastik kresek hitam dan biru, lakban cokelat. Lalu saat dibongkar baru ada bungkus putih tulisan huruf warna merah," pungkas Eko.

"Kita masih pelajari apa ini lambang tulisan itu apa. Kita masih uji di lab untuk liat apa ini kandungannya sama dengan yang dikemas teh. Kalau senyawa sama, bisa jadi satu produknya tapi packagingnya berbeda. Nah kalau (kandungannya) berbeda, perlu kami selidiki lagi" tutur Eko.
(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed