DetikNews
Jumat 09 November 2018, 15:14 WIB

Jokowi Targetkan Semua Bidang Tanah di Tegal Bersertifikat pada 2023

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Targetkan Semua Bidang Tanah di Tegal Bersertifikat pada 2023 Foto: Presiden Joko Widodo serahkan sertifikat tanah (Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat Tegal, Jawa Tengah. Dia juga menargetkan di tahun 2023 seluruh bidang tanah di Tegal sudah beresertifkat.

Jokowi mengatakan, kepemilikan hak atas tanah oleh masyarakat wajib dibuktikan dengan adanya sertifikat. Namun, disadari masih banyak masyarakat yang belum memiliki sertifikat atas tanah yang dia miliki.

"Kita tahu sertifikat adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki. Bapak/Ibu punya tanah tapi nggak ada sertifikat begitu sengketa masuk ke pengadilan bisa kalah. Tapi kalau sudah yang namanya pegang sertifikat, tanda bukti hak hukum atas tanah, enak banget. Kalau kita pegang begini sudah tidak ada yang berani," kata Jokowi saat menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat Kabupaten Tegal di Gelanggang Olah Raga Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).


Dalam kegiatan ini, ada 3.000 sertifikat hak atas yang diserahkan langsung oleh Jokowi. Ribuan sertifikat itu mencakup bidang tanah seluas 1.738.742 meter persegi.

Dalam pidatonya, Jokowi juga mengaku mendapat laporan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, bahwa tahun ini ditargetkan sebanyak 60.000 sertifikat sudah dapat diserahkan kepada masyarakat. Namun, untuk seluruh bidang tanah di Tegal, Jokowi mengatakan pemerintah akan mengusahakan untuk menerbitkan sertifikatnya pada tahun 2023.

"Akan kita rampungkan, tadi sesuai dengan yang disampaikan Pak Menteri BPN (ATR), tahun 2023 semuanya sudah disertifikatkan di Kabupaten Tegal," tutur Presiden.


Jokowi menambahkan, masih banyak pekerjaan terkait soal lahan yang harus diselesaikan pemerintah. Hal itulah yang menjadi landasan dia menerapkan target yang tinggi untuk kepemilikan sertifikat tanah oleh masyarakat.

"Biasanya setahun itu 500 ribu keluar sertifikat. Tahun kemarin saya sudah perintah harus keluar 5 juta sertifikat. Alhamdulillah akhir tahun selesai 5 juta sertifikat. Tahun ini 7 juta sertifikat harus keluar dari kantor BPN. Tahun depan targetnya 9 juta sertifikat harus keluar," katanya.

"Untuk apa? Supaya masyarakat pegang hak hukum atas tanah yang dimiliki," imbuhnya.


Simak Juga 'Jokowi yang Tak Kenal Lelah Bagikan Sertifikat untuk Rakyat':

[Gambas:Video 20detik]



(jor/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed