DetikNews
Jumat 09 November 2018, 14:17 WIB

NasDem: Jokowi Ingin Rakyat Lawan Politik Genderuwo

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
NasDem: Jokowi Ingin Rakyat Lawan Politik Genderuwo Foto: Presiden Joko Widodo (Rengga Sancaya)
FOKUS BERITA: Politik Genderuwo
Jakarta - Presiden Joko Widodo berbicara soal politik genderuwo. Partai NasDem menyebut Jokowi punya niat yang sangat baik terkait politik genderuwo.

"Itu bahasa yang dipahami oleh rakyat kecil. Simbol daripada keburukan dan simbol yang kemudian menakutkan itu di dalam masyarakat kecil disebut genderuwo. Itu semua masyarakat terutama di Pulau Jawa paham tentang apa maknanya genderuwo tersebut," ujar anggota Dewan Pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi saat dihubungi, Jumat (9/11/2018).


NasDem: Jokowi Ingin Rakyat Lawan Politik GenderuwoFoto: Taufiqulhadi (Ari Saputra/detikcom)

Menurut Taufiqulhadi, diksi genderuwo sangat mudah dipahami masyarakat. Genderuwo sangat ditakuti masyarakat.

"Dia dipahami oleh anak-anak dan sebagainya itu adalah sebuah bentuk yang paling mengerikan. Kalau kita bilang tentang genderuwo itu adalah namanya ketakutan, jadi menakutkan. Kalau kita bilang genderuwo, itu menakutkan," ucap Taufiqulhadi.


Anggota Komisi III DPR itu menegaskan, Jokowi ingin masyarakat tidak takut dengan politik genderuwo. Terkadang, ada propaganda yang disebarkan pihak tertentu yang isinya menakuti rakyat.

"Kalau tidak dicegah, akan membuat orang ketakutan seakan-akan benar. Karena itu Pak Jokowi ingin mencegah hal tersebut dengan bahasa yang dipahami rakyat tersebut bahwa itu tidak benar. Jadi menurut saya itu masih dalam koridor yang dapat dibenarkan agar rakyat kecil itu mengetahuinya," tegas Taufiqulhadi.


Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan antarsesama masyarakat. Jangan sampai terpengaruh dengan politik yang suka menakut-nakuti.

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti," kata Jokowi di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hari ini.

"Jangan sampai seperti itu. Masyarakat ini senang-senang saja kok ditakut-takuti. Iya tidak? Masyarakat senang-senang kok diberi propaganda ketakutan. Berbahaya sekali. Jangan sampai propaganda ketakutan menciptakan suasana ketidakpastian, menciptakan munculnya keragu-raguan," imbuhnya.


Simak Juga 'PDIP Tuding Prabowo Gunakan Propaganda 'Firehose of Falsehoods'':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/van)
FOKUS BERITA: Politik Genderuwo
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed