DetikNews
Jumat 09 November 2018, 11:43 WIB

Anies Apresiasi Rencana Pembuatan Rumah Tanpa DP untuk PNS

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Anies Apresiasi Rencana Pembuatan Rumah Tanpa DP untuk PNS Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyiapkan pembiayaan untuk memfasilitasi para aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri memiliki rumah. Salah satu skema yang sedang dikaji adalah pembiayaan rumah tanpa DP (Down Payment atau uang muka).

Gubernur DKI Anies Baswedan mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, program yang dulu sering dikritik akhirnya bisa dirasakan manfaatnya secara lebih luas.

"Alhamdulillah, artinya itu membuktikan itu pendekatan yang memang bisa dilakukan. Dulu kan banyak kritik bahwa ini tidak mungkin ada DP 0, nah ini nyatanya mungkin. Lebih banyak lagi yang merasakan manfaat dari pendekatan ini menurut saya makin baik," kata Anies di Hotel Redtop, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018).


Anies mengatakan pembebasan DP untuk membeli rumah dinilai penting bagi warga. Dia mengatakan saat ini masih sedikit bantuan keuangan yang mempermudah warga membeli rumah seperti program Pemprov DKI, Rumah DP Rp 0.

"Kenapa rumah malah kita persulit. Kalaupun nggak dipersulit, tidak dipermudah gitu. Padahal kalau punya hunian itu, nilainya mengalami apresiasi gitu. Kita kan ingin rakyat kita terbawa eskalator apresiasi nilai ekonomis," ujarnya.


Anies mengaku belum mengetahui persis skema rumah tanpa DP dari pemerintah pusat. Tapi dia menilai program tersebut akan sangat membantu warga mendapatkan hunian.

"Mekanisme di dalamnya tentu bisa beda-beda. Bahkan kalau swasta buat pun mekanismenya bisa beda. Tapi prinsipnya untuk bisa ikut kepemilikan rumah tidak harus nabung dulu 20 persen-30 persen dari harga rumah, itu kesamaannya," ucapnya.

Sebelumnya, Bambang menyebut, beberapa daerah sudah menjalankan program penyediaan rumah untuk para ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri, daerah yang sudah menjalankan pun dijadikan pilot project.


Bagi daerah yang menjadi pilot project, kata Bambang, menerapkan aturan dengan skema uang muka nol persen dengan masa pinjaman atau cicilan bisa 30, dan di cicilan bisa dilakukan sampai usia 75 tahun atau melampaui usia pensiun.

"Dengan catatan waktu pertama kali mengajukan pinjaman usia maksimum 53 atau 55 tahun," jelas Bambang di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/11).


Simak Juga 'Ingin Punya Rumah DP Rp 0 DKI? Ini Syaratnya':

[Gambas:Video 20detik]



(fdu/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed