DetikNews
Jumat 09 November 2018, 11:17 WIB

Dubes RI untuk Saudi Jawab Isu Keaslian Rilis Soal Habib Rizieq

Jabbar Ramdhani - detikNews
Dubes RI untuk Saudi Jawab Isu Keaslian Rilis Soal Habib Rizieq Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel (Foto: Ari Saputra/detikcom)
FOKUS BERITA: Rizieq Diperiksa Saudi
Jakarta - Di media sosial, ada netizen yang meragukan keaslian rilis tertulis dari Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengenai Habib Rizieq Syihab. Agus Maftuh angkat bicara menjelaskan keaslian keterangan tertulis yang dibuatnya.

Rilis yang jadi perbincangan tersebut berisi penjelasan Maftuh dalam pendampingan kepada Habib Rizieq Syihab yang diperiksa kepolisian Arab Saudi soal bendera hitam yang terpasang di rumahnya. Netizen ramai membincangkan soal stempel KBRI dan tanda tangan dubes dalam rilis tersebut. Ada netizen menduga rilis tersebut diedit sehingga merupakan upaya pemalsuan dokumen.


Apa kata Dubes Agus Maftuh?

"Rilis tersebut benar dari saya, Agus Maftuh Abegebriel, Duta Besar LBBP RI untuk Arab Saudi dan Wakil Tetap RI di OKI (Organisasi Kerjasama Islam)," kata Maftuh lewat keterangan tertulisnya, Jumat (8/11/2018).

Dia menjelaskan rilis yang dibuatnya dalam format Portable Document Format (PDF) dan Word Document (docx). Rilis tersebut juga bukan hasil scan.


"Edisi JPEG, JPG atau BMP yang beredar adalah hasil convert dari kreatifitas netizen," ucap dia.

Maftuh mengatakan tanda tangan yang ada dalam rilis tersebut juga ada secara otomatis. Tanda tangan muncul dari software yang telah di-setting.

"Sedangkan tanda tangan yang ada dalam rilis tersebut adalah benar tanda tangan saya dengan Stylus Digitizer yang merupakan bawaan laptop Microsoft Surface Pro-4. Microsoft Surface ini memungkinkan saya untuk membubuhkan tanda tangan langsung di layar komputer dengan dukungan warna yang sudah ada di software," ucap dia.


Sementara soal kop surat yang dikritik netizen, Maftuh mengatakan KBRI punya tiga macam kop surat. Kop surat yang sama, yang dikritik netizen, juga pernah dipakai untuk memberi pernyataan KBRI dalam penanganan kasus pelanggaran imigrasi Habib Rizieq beberapa waktu lalu.

"Terkait dengan kop surat, perlu saya jawab bahwa ada tiga kop untuk surat dubes yaitu versi Indonesia, Inggris dan Arab. Kop ini juga pernah saya pergunakan untuk rilis ketika Al Habib Mohammad Rizieq Syihab diberitakan terkena pencekalan dan terkait posisi visanya," ungkap Maftuh.

Di bawah ini, redaksi melampirkan rilis resmi yang didapat dari Agus Maftuh mengenai Habib Rizieq:



(jbr/fjp)
FOKUS BERITA: Rizieq Diperiksa Saudi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed