DetikNews
Jumat 09 November 2018, 08:45 WIB

Blak Blakan Yusril

Bela Jokowi Pro Bono, Yusril: Dulu Jadi Ahli Prabowo Juga Gratis

Dwi Andayani - detikNews
Bela Jokowi Pro Bono, Yusril: Dulu Jadi Ahli Prabowo Juga Gratis Yusril Ihza Mahendra (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Menjadi pengacara untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengaku tak mendapatkan bayaran. Bagi dia, pelaksanaan pemilu yang damai lebih utama ketimbang soal bayaran. Lagi pula, menjadi pengacara pro bono atau prodeo semacam itu juga pernah diberlakukan terhadap Prabowo Subianto.



Pakar hukum tata negara itu mengaku juga sempat menjadi saksi ahli untuk Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa saat mereka menggugat KPU terkait penghitungan suara Pilpres 2014. Saat itu dia juga tak mendapatkan imbalan alias gratis.

"Itu gratis saja, tapi Pak Prabowo bilang, 'Waduh, saya punya utang nih sama Pak Yusril,' tapi sampai hari ini belum dibayar dan saya pun nggak pernah nagih. Jadi ya sudah anggap ikhlas lillahitaala saja," kata Yusril.



Itu pulalah yang membuat Yusril tak meminta bayaran ketika diminta menjadi pengacara pasangan Jokowi-KH Ma'ruf. Kalau pun nanti ada imbalan dalam bentuk lain? "Ya wallahu a'lam bishawab, kita nggak tau juga," jawab Yusril diplomatis.

Yang pasti, meski sudah menjadi pengacara Jokowi-KH Ma'ruf, Yusril, yang juga Ketua Umum PBB, tak masuk Tim Kampanye Nasional pasangan nomor urut 02 tersebut. Itu lantaran memang daftar TKN sudah diserahkan ke KPU.

Selengkapnya soal cerita Yusril Ihza Mahendra, Dulu Prabowo Kini Jokowi, saksikan di Blak-blakan detikcom, Jumat, 9 November 2018, pukul 14.00 WIB.


(erd/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +