DetikNews
Sabtu 03 November 2018, 17:19 WIB

Penumpang KRL Cium Bau Gas, KCI Pastikan Bukan dari Rangkaian

Idham Kholid - detikNews
Penumpang KRL Cium Bau Gas, KCI Pastikan Bukan dari Rangkaian Ilustrasi (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Penumpang KRL rute Jakarta Kota-Bekasi sempat keluar dari rangkaian saat di Stasiun Buaran karena mencium bau gas. KCI menegaskan bau gas itu bukan berasal dari rangkaian maupun stasiun.

"PT KCI awalnya sekitar 12.30 WIB mendapatkan laporan dari beberapa masinis bahwa saat akan masuk Stasiun Buaran ada bau gas dari luar ke dalam rangkaian," kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa saat dihubungi, Sabtu (3/11/2018).


Eva mengatakan penumpang mencium gas saat pintu terbuka ketika berhenti di Stasiun Buaran. Penumpang mengira bau gas itu berasal dari rangkaian.

"Jadi pada saat kereta berhenti di Stasiun Buaran, pintunya kan terbuka, bau gasnya masuk, disangka penumpang itu bau gas dari rangkaian. Jadi mereka keluar," ujarnya.

Petugas di stasiun pun menenangkan penumpang. Petugas menyampaikan bau gas itu berasal dari kawasan industri atau pabrik di sekitar Km 16 yang berada di antara Stasiun Buaran dan Klender.

"Untuk penumpang yang sempat keluar dari rangkaian pada saat mencium bau gas juga sudah diimbau dan ditangani oleh petugas untuk kembali ke dalam rangkaian, karena bau gas tersebut bukan berasal dari KRL atau stasiun. Kejadian ini tidak menyebabkan gangguan operasional KRL," tuturnya.


Eva menegaskan perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bekasi berlangsung normal. Hingga kini, PT KAI Daop 1 dan PT KCI masih berkoordinasi dengan pemda setempat dan menelusuri pabrik yang mengeluarkan bau gas itu.
(idh/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed