Menteri Siti Kirim Dirjen Dampingi Istri Pejabat LHK Korban JT 610

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 30 Okt 2018 14:40 WIB
Foto: Menteri LHK Siti Nurbaya. (Faiq Hidayat/detikcom).
Jakarta - Salah satu pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Ubaidillah Salabi menjadi salah satu penumpang Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Karawang. Menteri LHK Siti Nurbaya mengirim perwakilan untuk mendampingi istri Ubaidillah.

"Istri menunggu berita di Hotel Ibis di Cawang karena tinggal di Bogor. Tadi pagi saya kirim ajudan karena saya lagi repot dan tadi malam Pak Dirjen Planologi sudah di sana dari kemarin. Saya sudah minta dampingi keluarga. Sekarang sekjen dampingi istrinya," kata Siti Nurbaya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (30/10/2018).

Siti Nurbaya berada di Bandara Soekarno Hatta untuk mengantarkan Menteri Pariwisata Kongo terbang ke Bali memenuhi undangan acara internasional. Ia mendelegasikan Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK, Sigit Hardwinarto dan Sekjen Kementerian LHK Bambang Hendroyono untuk menggantikan dirinya mendampingi istri Ubaidillah saat ini.


Di Kementerian LHK, Ubaidillah menjabat sebagai Kepala Sub-Direktorat Inventarisasi Hutan pada Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan (IPSDH) Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan.

Menurut Siti, seharusnya Ubaidillah akan menjalani tes pejabat eselon II, namun dirinya harus menjenguk orangtua di Bogor, Jawa Barat pada Minggu (28/10) kemarin. Setelah itu, Ubaidillah menaiki pesawat Lion Air menuju Pangkalpinang.

"Pejabat senior, padahal harusnya hari Selasa ini tes eselon II. Beliau seharusnya pakai pesawat Garuda hari Minggu malam, karena ibu sakit nengok dulu, lalu ambil Lion pagi-pagi," kata Siti.


Ubaidillah Salabi memang terbang menuju Bangka Belitung untuk menjadi pembicara dalam sebuah acara yang digelar Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bangka Belitung.

Pencarian hari pertama tercatat 24 kantong jenazah yang tiba di dermaga JICT dan diberangkatkan ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi oleh tim DVI. Kantong tersebut dibawa dari lokasi menggunakan sejumlah kapal.

Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka-Belitung dengan membawa 189 orang di dalamnya.


Saksikan juga video 'Identifikasi Korban Lion Air Paling Cepat 4-5 Hari':

[Gambas:Video 20detik]

(elz/tor)