detikNews
Rabu 24 Oktober 2018, 01:29 WIB

Universitas South Alabama Jajaki Kolaborasi Pendidikan di RI

Danu Damarjati - detikNews
Universitas South Alabama Jajaki Kolaborasi Pendidikan di RI KJRI Houston dan pihak Universitas South Alabama (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Universitas South Alabama, Amerika Serikat, menjajaki kerja sama dengan 12 perguruan tinggi di Indonesia. Mereka ingin bekerja sama dalam bidang pendidikan perhotelan dan turisme.

Konsul Jenderal RI di Houston Texas, Nana Yuliana, memimpin tiga orang akademisi dari Universitas South Alabama dan seorang pebisnis dari AS untuk melawat ke Indonesia. Mereka telah berkeliling ke sejumlah kampus di Pulau Jawa dan Bali untuk meneken nota kesepahaman.

"Kerja sama dengan universitas ini adalah salah satu program kerja kita," kata Nana dalam jumpa pers di Restoran Padang Natrabu, Jl H Agus Salim, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).


Wakil Presiden Riset dan Pengembangan Ekonomi Universitas South Alabama, Lynne U Chronister, menjelaskan pihaknya telah mengunjungi 12 perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah itu, sudah ada enam perguruan tinggi yang meneken nota kerja sama pendidikan dengan pihaknya, yakni Universitas Prasetya Mulya, Universitas Atma Jaya, Universitas Udayana, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Trisakti.

"Kami sangat merasa mahasiswa-mahasiswi di universitas kami akan dapat mengambil manfaat sebagaimana mahasiswa-mahasiswi universitas di Indonesia, karena mereka akan dapat belajar budaya dan sistem pendidikan yang baru," kata Lynne.


Bentuk kerja sama yang dijalin adalah pertukaran mahasiswa, pertukaran tenaga pengajar, dan program gelar ganda (double degree) diploma.

"Dengan program perhotelan dan pariwisata, maka memungkinkan pendidikan dua tahun di Indonesia dan dua tahun di Universitas South Alabama, dan kita akan mendapat dua gelar diploma, satu dari Indonesia dan satu dari Universitas South Alabama. Itu akan menjadi peluang yang sangat baik bagi mahasiswa," tutur Lynne.

Universitas South Alabama Jajaki Kolaborasi Pendidikan di RIKJRI Houston dan pihak Universitas South Alabama (Danu Damarjati/detikcom)

Pertukaran tenaga pengajar perguruan tinggi dipandang Universitas South Alabama sebagai peluang yang menguntungkan pihaknya. Ini karena mereka bisa belajar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang dinilainya punya program riset mumpuni. Universitas South Alabama sendiri masuk dalam ranking kelas menengah dalam skala universitas riset yang dipakai di Amerika Serikat, yakni klasifikasi R2 dalam klasifikasi Carnegie yang dirilis Carnagie Commission on Higher Education.


"Kami telah ke Bali, dan mereka punya program master pariwisata. Kami tidak punya itu, jadi kami ingin agar mahasiswa kami bisa menempuh pendidikan master di Bali," tutur Lynne.

Wakil Presiden Asosiasi untuk Kerja Sama Global Universitas South Alabama, Richard W Carter, menjelaskan pertukaran pelajar nantinya bisa diikuti oleh satu hingga dua orang mahasiswa dari tiap universitas. Namun program gelar ganda diharapkan bisa mengakomodasi 10 hingga 20 mahasiswa. Mereka semua bisa mendapatkan pengalaman menempuh pendidikan dan pembelajaran budaya di dua negara.


"Nota kesepahaman telah diteken, jabat tangan sudah dilakukan, dan kami akan mulai bekerja membangun kerja sama ini. Kami harap program bisa dimulai secepatnya, pada musim gugur mendatang. Itu harapan kami," kata Carter.

Mereka berharap program pertukaran mahasiswa dan mahasiswa gelar ganda bisa dimulai sekitar Agustus 2019. Kerja sama antara pihak KJRI Houston, Universitas South Alabama, dan perguruan tinggi di Indonesia ini juga terjalin berkat upaya mediator Ria M Pribadi dan Ferdinal Winarta dari Affinity International. Konjen Nana Yuliana mempersilakan kepada mahasiswa yang antusias mengikuti gelar ini untuk terus memantau situs resmi dan akun Facebook KJRI Houston.
(dnu/bpn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com