DetikNews
Sabtu 20 Oktober 2018, 13:56 WIB

Bawaslu: 1 TPS Dibatasi untuk 300 Pemilih di Pemilu 2019

Zunita Amalia Putri - detikNews
Bawaslu: 1 TPS Dibatasi untuk 300 Pemilih di Pemilu 2019 Anggota Bawaslu RI Afifuddin (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Bawaslu menyatakan kemungkinan akan ada penambahan 200 ribu TPS dalam pileg dan Pilpres 2019. Hal ini karena adanya pembatasan jumlah pemilih dalam setiap TPS.

"Karena jumlah pemilih di satu TPS dulu bisa sampai 500, sekarang hanya maksimal 300 orang, kenapa demikian? Karena KPU maupun kami berpikir agar penghitungannya juga tidak sampai larut atau dilakukan di hari yang sama," ujar anggota Bawaslu RI Afifuddin di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10/2018).


Afif mengatakan biasanya satu TPS bisa mengakomodasi hingga 500 orang. Namun kali ini hanya akan dibatasi 300 orang, mengingat pilpres dibarengi dengan pileg.

"Kalau 500 jumlah kotaknya kan 5, apalagi ada orang yang harus kita isi absen, tanda tangan, atau paraf. Jadi ini lebih efisiensi dari waktu yang tidak terlalu lama di TPS," jelasnya.


Penambahan TPS itu bukan usulan Bawaslu, tapi konsekuensi dari pembatasan jumlah pemilih di TPS. Soal penambahan TPS merupakan kewenangan KPU.

Saksikan juga video 'Bawaslu: Lombok Timur Paling Rawan Pelanggaran Pemilu':

[Gambas:Video 20detik]


(zap/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed