DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 11:14 WIB

Tolak Biaya Saksi Rp 3,9 T dari APBN, PDIP Minta Dana Parpol Naik

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Tolak Biaya Saksi Rp 3,9 T dari APBN, PDIP Minta Dana Parpol Naik Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Fraksi PDI Perjuangan DPR menolak dana saksi partai pada Pileg 2019 diambil dari APBN yang totalnya mencapai Rp 3,9 triliun jika merujuk pernyataan Badan Anggaran DPR. PDIP menilai dana parpol yang justru harus ditingkatkan.

"Menolak, idealnya adalah dana parpol yang ditingkatkan karena partai politik adalah satu-satunya organisasi yang disebutkan dalam UUD 45," ujar Bendahara F-PDIP DPR Alex Indra Lukman saat dikonfirmasi, Jumat (19/10/2018).

Menurut Alex, partai politik merupakan organisasi yang bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan politik pada rakyat dan melahirkan calon pemimpin bangsa. Karena itu, seharusnya partai politik mempersiapkan perekrutan dan pendidikan kader yang bertugas di eksekutif, legislatif, maupun sebagai saksi.




"Oleh karena itu terkait pembiayaan, sudah sewajarnya ditanggung oleh masing-masing partai politik sebagai bagian dari penugasan kader partai bukan bayaran," tegas dia.

Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali menyebutkan dua alasan yang melatarbelakangi usulan ini. Jumlah dana saksi yang diusulkan ke Banggar DPR sebesar Rp 3,9 triliun.

"Pertama, supaya terjadi keadilan, kesetaraan, semua partai bisa menugaskan saksinya di TPS. Kemudian kedua kita menghindarkan pemberitaan sekarang ini para caleg diminta untuk membiayai itu," kata Amali di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10).




Tonton juga 'Buku Panduan Lengkap Pemilu 2019 Diluncurkan':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed