DetikNews
Kamis 18 Oktober 2018, 10:19 WIB

Disetop karena Tenggak APBD, Yuk Lihat Trans Sarbagita Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Disetop karena Tenggak APBD, Yuk Lihat Trans Sarbagita Bali Foto: Halte Trans Sarbagita
Denpasar - Gubernur Bali I Wayan Koster akan menyetop perjalanan bus Trans Sarbagita karena meneggak APBD dan boros. Koster hanya akan menyisakan satu rute saja, yaitu Denpasar ke kampus Udayana di GWK.

Pantauan detikcom di depan Universitas Udayana Jl Jendral Sudirman, Denpasar, Bali, Kamis (18/10/2018), pukul 09.45 Wita, halte ini ramai calon penumpang. Rute di Halte Sudirman 2 ini melayani jalur GOR Lilabuana, Denpasar-Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran.

Halte bus ini cukup lapang dan terbuka, berukuran hampir 5 meter dengan luas sekitar 3 meter. Akses masuk ke halte ini ramah bagi difabel.


Ada sebuah bangku panjang yang terletak di sudut halte untuk menunggu bus. Di dinding halte terpasang papan pengumuman. Di papan tersebut menunjukkan jadwal keberangkatan dan rute bus.

Operasional bus dari GOR dimulai sejak pukul 06.00-17.00 Wita, sementara dari GWK dimulai pukul 07.30-19.00 Wita. Jeda waktu antarbus sekitar satu jam, namun jadwal kedatangan bus menyesuaikan situasi lalu lintas karena tak memiliki jalur sendiri.


Salah seorang petugas yang ditemui di lokasi mengatakan lokasi ini merupakan salah satu halte tersibuk sehingga dijaga petugas.

"Yang dijaga petugas itu di pos keberangkatan, tempat lain ya di sini saja satu, karena dominan lumayan ngatur flownya untuk saling koordinasi sama di pos keberangkatan. Jadi biar bisa ngatur jumlah kapasitas penumpang," kata petugas yang tak mau disebut namanya itu.

Dia menambahkan beberapa penumpang masih banyak pengguna baru yang belum memahami jadwal bus. Padahal jadwal sudah dipasang di papan.

"Itu tugasnya kami, kan banyak mahasiswa baru yang belum tahu jadwal. Dulu kan jadwalnya 15 menit sekali, sekarang satu jam jadi kadang harus diinformasikan, " terangnya.

Sebagaimana diketahui, Trans Sarbagita mulai beroperasi pada 18 Agustus 2011. Tiket Trans Sarbagita sebesar Rp 3.500 untuk umum dan Rp 3 ribu bagi pelajar. Biaya angkutan pengumpan dari rumah menuju halte atau koridor sebesar Rp 3 ribu untuk umum dan Rp 2.500 bagi pelajar.

"Coba saja sekarang bus Sarbagita itu, saya berpikir siapa juga yang dulu punya ide konyol begitu, maka sekarang saya setop. Hanya saya teruskan yang ke Udayana, ke Jimbaran, di luar itu saya setop. Karena itu (pendanaan) tak lain dari APBD rugi minyaknya banyak-banyak rugi. Bus muter kosong itu dikasih duit salah rumus jadi harus diganti. Jangan dulu paksakan, jadi kita akan pikirkan model lain," kata Koster.
(ams/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed