Pemda Maluku akan Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Gunung Gotak

Muslimin - detikNews
Senin, 15 Okt 2018 16:36 WIB
Ilustrasi (reuters)
Ambon - Pemerintah Daerah Maluku dan Kodam XVI/ Pattimura dan Polda Maluku akan melakukan penertiban ratusan penambang emas ilegal. Sebab, penambangan ilegal itu mengakibatkan kerusakan lingkungan, mulai dari ribuan pohon mati hingga binatang ternak mati.

"Kita sudah melakukan sosialisai yang dilakukan oleh Pangdam XVI/ Pattimura dan Kapolda Maluku bersama jajaranya yang ada disana termasuk sosialisasi dengan Bupati Buru," kata Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahaburua, Senin (15/10/2018).

Penertiban kepada ratusan penambang emas ilegal diharapkan selesai sebelum bulan Desember 2018. Sebelum penertiban, aparat TNI-Polri akan ditempatkan di atas gunung untuk mengawasi para penambang akan naik ke gunung untuk melakukan penambang emas lagi.

"Konsekuensi dari pelaksanaan tugas itu semua maka akan dibentuk pos keamanan pada lokasi-lokasi dimana kenapa penambang illegal itu bisa beroperasi. Maksud pos pengamanan apa bila penambang ilegal sudah turun kalau tidak siap mereka bisa kembali lagi," ujarnya.

Selain penertiban penembang emas ilegal, Pemerintah Daerah Maluku meminta perusahan yang telah berizin untuk segera menghentikan pengoperasian sementara. Pemerintah Daerah akan meninjau ulang sesuai dengan aturan bila izin sudah sempurna akan melanjutakn pengoperasian.

"Nanti akan beroperasi kalau semua persyaratan yang diminta pemerintah sudah disediakan tentunya akan beroperasi seperti biasa. Namun diawasi pihak terkait," ucapnya. (asp/asp)