DetikNews
Sabtu 13 Oktober 2018, 09:08 WIB

Pidato Kontroversial Novel Bamukmin, Timses Prabowo: Kami Jauhi SARA

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Pidato Kontroversial Novel Bamukmin, Timses Prabowo: Kami Jauhi SARA Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengeluarkan pernyataan tentang masuk surga minta kepada Allah, minta ke Rasul, bersama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Timses Prabowo pun menanggapi pernyataan tersebut.

"Bicara soal pernyataan Novel Bamukmin, tentu itu haknya Mas Novel, dia bicara sebagai perwakilan kelompok 212 ya, yang pasti kita tentu, kami seluruh pendukung Pak Prabowo tentu meminta restu kepada Allah SWT agar Pak Prabowo-Sandi bisa menang dan bisa memberikan Indonesia Adil dan Makmur, bagaimana Pak Prabowo dan Bang Sandi itu bisa dapat keberkahan sehingga masyarakat Indonesia bisa sejahtera bersama Pak Prabowo dan Bang Sandi," kata jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, saat dihubungi, Jumat (12/10/2018).

Andre mengatakan kerja keras dalam proses pemenangan Pilpres 2019 memang harus disertai doa kepada Allah SWT. Dia berharap doa tersebut dapat mengantarkan Prabowo-Sandi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

"Itu yang bisa kami lakukan, selain kerja keras, tentu kami akan meminta kepada Allah SWT, agar Pak Prabowo bersama Bang Sandi bisa menang dan kemenangan Pak Prabowo dan Bang Sandi benar-benar kesejahteraan sehingga filosofi Indonesia adil dan makmur itu bisa tercapai," ujarnya.


Terlepas dari itu, Andre menegaskan Prabowo-Sandi berkomitmen menjauhi segala isu SARA. Dia ingin pesta demokrasi tersebut diisi adu gagasan dan program.

"Kami juga ingin memastikan bahwa pak Pak Prabowo dan Bang Sandi komit bahwa dalam Pilpres 2019 ini kita menjauhi segala isu SARA-lah, kami ingin pilpres ini dijalani oleh landasan adu program, adu visi-misi, itu yang dikedepankan," tegasnnya.

Sebelumnya, Novel menjelaskan soal pembukaan doanya yang menyebut, jika ingin masuk surga, mintalah kepada Allah, Rasul, Prabowo Subianto, dan Sandiaga Uno. Novel juga menyinggung tentang pendukung penista agama.

"Yang saya sampaikan eh... adalah mau masuk surga ya minta sama Allah, sama Rasul, bersama Prabowo-Sandi kali, bukannya minta," kata Novel di Jl HOS Cokroaminoto 93, Menteng, Jakarta Pusat (12/10).

"Tapi, kalaupun seperti itu juga dikatakan, ya artinya ada usaha, ada peluang yang tepat di sini, karena kita bukan pendukung penista agama," imbuh dia.
(knv/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed