DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 22:27 WIB

Belasan Atlet Panjat Tebing Anak di Jambi Keracunan Tongkol

Ferdu Almunanda - detikNews
Belasan Atlet Panjat Tebing Anak di Jambi Keracunan Tongkol Anak yang keracunan ikan tongkol dibaringkan. (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jakarta - Belasan anak di Kabupaten Sarolangun, Jambi, terpaksa dirawat intensif di Puskemas Sarolangun setelah diduga mengalami keracunan makanan ikan tongkol. Ada 14 anak yang diberi perawatan karena mengalami gejala mual, sakit kepala, muntah, dan bintik-bintik merah.

Kejadian keracunan makanan itu berlangsung pada Jumat siang (12/10/2018), saat belasan anak tersebut sedang menyantap makanan ikan tongkol yang mereka masak sehabis sesi latihan olahraga. Setelah menyantap ikan tongkol itu, 30 menit kemudian belasan anak tersebut langsung keracunan.


"Iya, setelah kita periksa, semuanya keracunan setelah mengonsumsi ikan tongkol pada masakan yang mereka makan, pengakuan anak-anak tersebut tiga puluh menit setelah makan mereka merasakan mual dan muntah, juga ada yang kulitnya mengalami bintik merah-merah," kata dr Sundari, dokter jaga puskesmas, saat dimintai konfirmasi wartawan di Jalan H Manap, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Dari keseluruhan anak yang keracunan. Lima orang terpaksa diobservasi, sedangkan sembilan orang hanya diberi obat mual. Pihak medis nantinya juga akan melakukan uji laboratorium terkait masakan ikan tongkol yang menjadi penyebab keracunan tersebut.

"Kita tangani semua anak yang keracunan itu lebih-kurang dua sampai dengan tiga jam. Untuk sampel ikan tongkol yang mereka santap nantinya akan kita lakukan uji laboratorium," katanya.


Sementara itu, belasan anak yang keracunan tersebut saat ini sudah diperbolehkan pulang oleh pihak medis, setelah dilakukan perawatan intensif. Ke-14 anak itu juga diketahui sebagai atlet panjat tebing Kabupaten Sarolangun yang tergabung dalam organisasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengurus Cabang (Pengcab) Sarolangun.

"Ya, adik-adik ini merupakan atlet kita. Tapi untuk keterangan lebih jauh terkait kejadian keracunan itu, saya belum bisa jelaskan, saya belum berani menyimpulkan keracunan itu. Sekarang semuanya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing," ujar Ketua Pengcab FPTI Kabupaten Sarolangun Bambang ketika dimintai konfirmasi.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed