DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 12:15 WIB

Eni Saragih: Novanto Janjikan USD 1,5 Juta untuk Kawal Proyek PLN

Faiq Hidayat - detikNews
Eni Saragih: Novanto Janjikan USD 1,5 Juta untuk Kawal Proyek PLN Tersangka kasus suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Selain diminta mengawal proyek PLTU Riau-1, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih juga mengaku dijanjikan mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto commitment fee. Besaran fee itu disebut Eni USD 1,5 juta dan saham.

Awalnya Eni mengaku dipanggil Novanto ke ruangannya di DPR. Saat itu Eni menyebut Novanto sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar, yang kemudian naik menjadi Ketua DPR.

"Pak Novanto memberikan semangat atau apalah, tapi sampaikan, 'Nanti kamu dapat USD 1,5 juta dan saham'. Saya tidak berpikir apa pun tapi bunyi seperti itu," ucap Eni dalam kesaksiannya di sidang dengan terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).




Eni mengaku dikenalkan Novanto dengan Kotjo, yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Novanto memintanya mengawal proyek itu agar Kotjo ikut ambil bagian menggarap proyek PLN tersebut.

"Waktu itu berpikir proyek ini proyek Pak Novanto dan Pak Kotjo. Jadi (USD 1,5 juta) dari Pak Novanto dan Pak Kotjo," kata Eni.

Dalam perkara ini, Kotjo didakwa menyuap Eni dan Idrus Marham sebesar Rp 4,7 miliar. Duit itu dimaksudkan agar perusahaan Kotjo, Blackgold Natural Resources Ltd, ikut ambil bagian menggarap proyek PLTU Riau-1.


Simak Juga 'Cara Cegah Korupsi PLTU: Gunakan Energi Terbarukan!':

[Gambas:Video 20detik]



(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed