DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 16:56 WIB

Ketua DPRD Sindir Pemprov Kehilangan Sosok Ahok yang Tegas ke SKPD

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Ketua DPRD Sindir Pemprov Kehilangan Sosok Ahok yang Tegas ke SKPD Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2019 kembali dimulai. Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (Pras) mengingatkan agar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus sigap mengerjakan semua program Pemprov DKI.

"Saya tidak mau mendengar lagi, seperti wakil wali kota Jakarta Barat, ini catatan buat eksekutif, dikasih uang untuk membangun (kantor) lurah dibilang enggak bisa. Iki piye Pak?" kata Pras di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).

Pras meminta Sekda DKI menertibkan jajarannya yang tidak tanggap. Dia mengatakan Pemprov DKI sudah kehilangan sosok tegas seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai bisa mendisiplinkan anak buahnya.



"Tolong Pak Sekda, sebagai eksekutor di lapangan, ganti orang kayak begitu. Mungkin bahasa saya yang paling kasar sekarang pecat. Yang doyan mecat orangnya di Mako Brimob sekarang, sekarang saya yang gantiin di DPRD, pecat orang itu," sebut Pras.

Pemprov DKI sendiri mengajukan KUA-PPAS sebesar Rp 87 triliun. Anggaran ini naik sekitar Rp 4,1 triliun dari APBD-P 2019 senilai Rp 83,2 triliun.

"Ini udah hasil kajian, udah hasil memerhatikan asumsi ekonomi makro terhadap pertumbuhan ekonomi di Jakarta, inflasi, termasuk harga dollar, semua itu sudah dianalisis," ujar Saefullah dalam rapat badan anggaran.



Kenaikan anggaran itu juga untuk mengakomodasi pengajuan penyertaan modal daerah (PMD) yang mencapai Rp 7,8 triliun untuk empat BUMD.

"PT MRT Jakarta sebesar Rp 4,9 triliun, untuk penyelesaian MRT fase 1 dan pembangunan MRT fase 2," kata Plt Kepala Bappeda, Subagyo.

PT Jakarta Propertindo meminta Rp 648 miliar untuk pembebasan tanah untuk program rumah dengan down payment (DP) nol rupiah. Kemudian PMD PAM Jaya sebesar Rp 385 miliar untuk optimalisasi supply DCR4 dan Cikokol untuk area Cengkareng dan Pegadungan, serta relokasi spam Cilandak.


Saksikan juga video 'Prabowo di Mata AHY: Beliau Pemimpin yang Tegas dan Hebat!':

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed