DetikNews
Selasa 09 Oktober 2018, 18:16 WIB

KLHK Kecam Gugatan Rp 510 M oleh Pembakar Hutan ke Profesor IPB

Andi Saputra - detikNews
KLHK Kecam Gugatan Rp 510 M oleh Pembakar Hutan ke Profesor IPB Foto: Bambang Hero Saharjo (dok.klhk)
Bogor - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengecam perusahaan pembakar hutan PT JJP yang menggugat Prof Dr Bambang Hero Saharjo sebesar Rp 510 miliar. Gugatan itu dilayangkan pasca PT JJP dihukum Rp 500 miliar.

"KLHK sangat serius dalam menghadapi kejahatan korporasi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani, Selasa (9/10/2018).


Bambang menjadi ahli dalam kasus KLHK Vs PT JJP di PN Jakut. KLHK menjadi saksi ahli dari KLHK yang memberatkan PT JJP dan menilai PT JJP bertanggungjawab atas kebakaran hutan di Riau. Bagi KLHK, sangat aneh saksi ahli digugat atas kesaksiannya.

"Gugatan tersebut merupakan upaya pelemahan secara sistematis terhadap perjuangan untuk keadilan lingkungan," ujar Ridho.


Prof Bambang digugat Rp 510 miliar. Dengan asumsi Rp 10 miliar biaya pengurusan perkara, dan Rp 500 miliar kerugian immateril yang dialami PT JJP.

"Negara tidak boleh takut dan kalah. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap kejahatan LHK," ucapnya.

Bambang menyelesaikan S1 di Fakultas Kehutanan IPB pada tahun 1987 dan dilanjutkan program Master di Divisi Pertanian Tropis (Division of Tropical Agriculture) Kyoto University pada tahun 1996. Untuk S3, ia dapat dari Laboratorium Tropical Forest Resources and Environment, Division of Forest and Biomaterial Science Kyoto University tahun 1999.

"Prof Bambang Hero tidak hanya ahli, tapi merupakan akademisi yang berintegritas yang peduli terhadap kepentingan publik dan negara wajib melindunginya dari ancaman pelaku kejahatan lingkungan," pungkas Ridho.
(asp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed