Cerita Wita, Korban Gempa Palu yang Kelaparan 3 Hari di Bandara

Hakim Ghani - detikNews
Kamis, 04 Okt 2018 00:10 WIB
Foto: Hakim Ghani/detikcom
Garut - Gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah menyisakan duka bagi para korban. Bahkan ada yang kelaparan berhari-hari karena tak mendapat pasokan makanan.

Seperti diungkapkan Wita Susilawati (26), warga Kabupaten Garut yang tinggal bersama suami dan empat anaknya di Palu.

Saat dihubungi wartawan di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Wita menceritakan kejadian mengerikan yang ia dan keluarganya alami.



"Pas kejadian itu, saya ada di rumah, anak-anak di luar rumah, sedangkan suami lagi ke ATM. Gempanya kencang banget. Pas orang-orang lari, saya masih di kamar," ujar Wita kepada wartawan, Rabu (3/10/2018).

Dikatakannya, getaran akibat gempa berlangsung cukup lama. Ia tak terluka. Namun salah satu anaknya sempat tertimpa reruntuhan bangunan.

"Anak saya ini kena tembok. Luka di kepala sama tangan," katanya.

Akibat gempa itu, rumah Wita rata dengan tanah. Setelah bertemu dengan suami, Zaenuri, mereka memutuskan pergi ke pengungsian. Wita menjelaskan ia harus tujuh kali pindah pengungsian.

"Setelah itu, suami putuskan untuk ke bandara, kebetulan masih ada. Saya cuma bawa kompor ke bandara. Baju juga bawa yang dipakai saja," ungkap Wita.

Wita, Zaenuri, serta anak-anaknya tertahan selama tiga hari di Bandara Hasanuddin, Makassar. Selama itu, mereka bertahan hanya mengandalkan sedikit uang tunai yang mereka miliki.



"Air yang paling banyak saya beli. Makan seadanya. Setelah itu, kami kelaparan karena habis stok makanan," katanya.

Saat itu mereka memutuskan pulang ke Garut. Namun karena banyaknya penumpang yang hendak ke Jakarta, mereka berebut naik pesawat dengan para korban lain.

"Suami saya masih di Makassar, nggak bisa ikut, karena pesawat penuh. Penumpang berdesakan, ada ribuan orang yang mau masuk. Saya takut terpisah sama anak saya," ujar Wita.

Wita kini memilih tinggal di Garut bersama orang tuanya. Ia mengaku enggan kembali ke Palu.

"Mau menenangkan diri dulu," pungkas Wita.



Saksikan juga video 'Mereka yang Gigih Mencari Buah Hatinya di Reruntuhan Gempa':

[Gambas:Video 20detik]

(nkn/nkn)