detikNews
2018/10/02 21:06:12 WIB

Geger Cerita Ratna Sarumpaet Mengaku Dianiaya

Elza Astari Retaduari, Dony Indra Ramadhan, Marlinda Oktavia Erwanti, Audrey Santoso - detikNews
Halaman 2 dari 2
Geger Cerita Ratna Sarumpaet Mengaku Dianiaya Aktivis Ratna Sarumpaet (Marlinda/detikcom)


4. Pengakuan Ratna Sarumpaet soal kejadian ke Prabowo

Prabowo Subianto bertemu dengan Ratna Sarumpaet, yang mengaku dianiaya sekelompok orang. Kepada Prabowo, Ratna bercerita dirinya dihajar tiga orang pada 21 September 2018 malam. Peristiwa itu terjadi setelah Ratna bersama dua temannya dari Sri Lanka dan Malaysia menghadiri acara konferensi di sebuah hotel di Bandung.

Pengakuan Ratna lalu dikisahkan kembali oleh Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang. Ratna dan dua temannya, kata Nanik, menuju Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat, menggunakan taksi. Setelah dua temannya turun dari taksi, peristiwa nahas itu terjadi di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

"Mbak Ratna sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian. Nah, saat dua temannya yang dari luar negeri turun dan berjalan menuju bandara, Mbak Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap dan dihajar habis oleh tiga orang dan diinjak perutnya," tutur Nanik.



Ia melanjutkan, setelah dipukuli tiga orang tak dikenal tersebut di tempat gelap, Ratna kemudian dilempar ke pinggir jalan aspal hingga bagian samping kepalanya robek. Nanik menyebut kejadian itu sangat cepat sehingga Ratna kesulitan mengingat urutan kejadiannya.

"Mbak Ratna masih sedikit sadar saat dia kemudian dibopong sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi. Oleh sopir taksi, Mbak Ratna diturunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi," kata dia.

Geger Cerita Ratna Sarumpaet Mengaku DianiayaPrabowo Subianto bertemu dengan Ratna Sarumpaet. (Foto: dok Twitter Fadli Zon)


Nanik mengatakan Ratna kemudian mencoba mencari kendaraan lain untuk menuju rumah sakit di Cimahi. Ratna, kata Nanik, juga menghubungi temannya yang seorang dokter bedah dan kemudian langsung ditangani pihak RS.

"Mbak Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta dan dalam situasi trauma habis. Dia harus berdiam diri selama 10 hari. Barulah hari Minggu lalu dia memanggil Fadli Zon ke rumahnya dan baru semalam Fadli Zon melaporkan ke Pak Prabowo, dan hari ini di suatu tempat menemui Pak Prabowo," ujarnya.

5. TNI-manajemen bandara pastikan tak ada penganiayaan di Bandara Husein Sastranegara

Satuan Polisi Militer (Satpom) AU Bandara Husein Sastranegara ikut mengecek informasi dan menegaskan tidak ada kejadian tersebut di kawasan bandara. Hasilnya, Dansatpom AU Mayor Made Oka mengatakan tidak ada peristiwa tersebut.



Hal senada disampaikan General Manager Bandara Husein Sastranegara PT Angkasa Pura II (Persero) Andika Nuryaman. Manajemen bandara sudah mengecek CCTV hingga manifes penerbangan. Tidak ada nama Ratna di manifes maupun rekaman penganiayaan terhadap Ratna.

"Tidak ada kejadian tersebut di Bandara Husein Sastranegara, baik di bandara maupun di Lanud," kata Andika Nuryaman kepada detikcom.

6. Polisi telusuri RS di Cimahi, tak ada nama Ratna Sarumpaet

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Fana mengatakan pihaknya telah mengecek delapan rumah sakit di Cimahi. Hasilnya, tak ada nama Ratna.

"Tidak ada pasien atas nama RS. Tidak terdapat pasien atas nama Ratna Sarumpaet yang dilakukan rawat inap ataupun perawatan di IGD hingga saat ini," ujar Umar Fana.


(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com