Diusung Oposisi, Ini Kata Gubernur Kaltim soal Dukungan di Pilpres

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 12:41 WIB
Presiden Jokowi melantik Gubernur Sumsel Herman Deru dan Gubernur Kaltim Isran Noor.Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor diusung Gerindra, PKS, dan PAN pada Pilgub 2018. Isran dan wakilnya, Hadi Mulyadi diminta fokus melunasi janji kampanyenya pada masyarakat.

"Soal dukung mendukung, kami sudah mendapat pesan sendiri dari Pak cawapres, Pak Sandiaga Uno. Kalau diangkat koalisi ini, supaya fokus pada janji yang sedang dijanjikan. Soal dukung mendukung kami tidak bicara ke sana," ujar Isran di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).


Seperti diketahui, Gerindra, PKS, dan PAN merupakan parpol oposisi pemerintahan yang kini mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Isran mendapat pesan dari Prabowo supaya fokus urusan kerja di Pemprov Kaltim.

"Kami sudah selesai bahwa kami didukung oleh masyarakat sebagai Gubernur, nantinya diserahkan kepada masyarakat untuk menerapkan pilihannya di Pilpres. Kami tidak mendukung siapa, karena itu pesan dari Pak Prabowo dan Pak Sandi untuk fokus pada janji pada masyarakat," terang Isran.


Untuk fokus kerjanya, Isran berjanji memenuhi visi dan misinya saat kampanye. Program yang diprioritaskan seperti infrastruktur hingga pendidikan.

"Hampir semua, 8 elemen yang ada jadi prioritas. Jadi tidak ada yang tidak prioritas. Masalah kemiskinan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengembangan SDM, termasuk terkait difabel. Delapan yang kami siapkan dalam visi dan misi itu tidak ada yang tidak prioritas," ujarnya.

Khusus untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, Isran berjanji segera mengeksekusi program itu.

"Pendidikan dan kesehatan, termasuk pembenahan infrastuktur yang menjadi konektivitas antar kabupaten dan kota, termasuk kampung," sebutnya. (dkp/aan)