DetikNews
Jumat 14 September 2018, 16:59 WIB

Ditantang PKB Tes Ngaji-Salat, Sandi: Berpotensi Memecah Belah

Niken Purnamasari - detikNews
Ditantang PKB Tes Ngaji-Salat, Sandi: Berpotensi Memecah Belah Foto: Sandiaga Uno (Rachmadi Rasyad)
Jakarta - Sekjen PKB Abdul Kadir Karding mengusulkan ada lomba mengaji dan salat bagi peserta Pilpres 2019. Apa respons bakal cawapres, Sandiaga Uno?

Sandiaga mengatakan, dirinya enggan berkomentar terkait usulan lomba itu. Namun dia menekankan agar momen Pilpres 2019 tidak menjadi ajang untuk menjatuhkan satu sama lain.

"Jadi saya nggak akan berkomentar sama hal-hal yang negatif. Terima kasih Pak Karding, tentunya ini juga mungkin ajakan kita semua untuk menggunakan pilpres ini untuk tidak saling menjatuhkan," ujar Sandiaga usai diskusi di Kongres GMKI, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).

Baca Juga: Kubu Prabowo Usul Debat Bahasa Inggris, PKB Tantang Tes Salat-Ngaji

Untuk urusan ibadah seperti salat dan mengaji, kata Sandi, dirinya belajar dari bakal cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin. Sementara soal kebangsaan dan pemerintahan, Sandiaga mengaku banyak belajar dari Prabowo Subianto.

"Saling berpelukan, kalau untuk urusan ngaji, salat, dsb, kita semua harus belajar sama Pak Kiai Ma'ruf. Beliau adalah ulama guru kita, kalau tentang ketahanan bangsa, pemerintahan yang kuat ya merupakan kekuatan Pak Prabowo, saya bisa menawarkan kewirausahaan," kata Sandi.

"Ini yang menjadi pilihan buat semuanya, bukan kita melakukan kontes seperti itu yang kemungkinan akan memecah belah. Jadi saya tidak mau berkomentar terhadap apa yang disampaikan oleh Pak Karding karena itu berpotensi untuk memecah belah kita," imbuhnya.

Baca Juga: Elite PD Usul yang Tak Mampu Debat Inggris Pakai Bahasa Anak Jaksel

Begitupun dengan usulan debat capres-cawapres dalam bahasa Inggris. Menurut sandi, debat seharusnya disampaikan dalam bahasa Indonesia agar dapat dipahami seluruh masyarakat.

"Bahasa Indonesia. Kita dari tadi Sabang sampai Merauke, semua mengerti bahasa Indonesia. Kita harus jaga jati diri bangsa kita, gunakan bahasa Indonesia karena kita ingin menjangkau memberikan sosialisasi pemehaman kepada seluruh rakyat Indonesia tentang keadaan ekonomi kita terkini. Jadi saya sama Pak Prabowo meyakini bahwa bahasa yang harus dipakai adalah bahasa Indonesia, ini Indonesia, ini jati diri kita, kita harus pakai bahasa Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, Karding menggoda kubu Prabowo-Sandiaga. Ia balik mengusulkan ada lomba ngaji dan salat bagi peserta Pilpres.

"Kalau mau cari-cari seperti itu saya bisa usulkan lomba ngaji, lomba salat antara capres," kata Karding.


OK OCE Disebut Tak Berguna, Apa Kata Sandi? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(nkn/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed