DetikNews
Kamis 13 September 2018, 17:01 WIB

Inisiator Pansus Century Angkat Bicara Soal Artikel Asia Sentinel

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Inisiator Pansus Century Angkat Bicara Soal Artikel Asia Sentinel Foto: Maruarar Sirait (Grandyos Zafna).
Jakarta - Asia Sentinel menurunkan artikel yang isinya menuding pemerintah era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pencucian uang negara lewat skandal Bank Century. Inisiator pansus hak angket Century, Maruarar Sirait, angkat bicara soal artikel itu.

"Yang pasti, Century kan, sudah, kasus yang diaudit dua kali oleh BPK ya, audit investigasi, kemudian di DPR sudah ada pansusnya, tim pengawasnya. Memang kasus-kasus di Indonesia harus dituntaskan semua sehingga jangan kemudian menjelang pilpres dibuka, jangan menyanderalah," ujar Maruarar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Ara, sapaannya, memandang kasus-kasus di Indonesia harus dituntaskan agar ini tak jadi bahan yang ramai dibahas jelang pesta demokrasi. Ara meminta ada kepastian hukum.


Ara enggan panjang lebar menanggapi artikel itu. Sebagai inisiator pansus angket Century, dia harus bijak dalam berpendapat.

"Saya harus hati-hati karena saya inisiator dari pembentukan angket Century, saya inisiator ya. Kita yang memperjuangkan terbentuk. Kalau kalian Google, itu 2009 jelas sekali tim 9 sama Bamsoet, sama Muzani Sekjen Gerindra ya, sama Misbakhun ya, sama Andi Rahmat PKS. Kita sama-sama," ucap Ara.


Ara memandang kasus di Indonesia, apa pun jenis kasusnya, harus dituntaskan. Hukum tak boleh dipilih-pilih, meski itu nantinya menjerat nama-nama besar.

"Katanya nggak boleh tajam ke bawah?" sebut politikus PDI Perjuangan itu.

Asia Sentinel menulis artikel berjudul 'Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy'. Berita itu memuat tudingan adanya konspirasi pencurian uang negara lewat skandal Bank Century.


Artikel itu memuat tudingan bahwa ada pencucian uang senilai USD 12 miliar lewat bank-bank di luar negeri oleh pemerintah SBY. Berita yang ditulis John Berthelsen itu menceritakan bagaimana skandal Bank Century hingga berubah nama menjadi Bank Mutiara.

Berthelsen menulis artikel itu dengan mengacu laporan hasil investigasi setebal 488 halaman sebagai gugatan Weston Capital International ke Mahkamah Agung Mauritius pekan lalu. Artikel itu mengungkap keterlibatan 30 pejabat Indonesia.


Berita Asia Sentinel menuding Bank Century merupakan landasan untuk merampok uang negara. Penetapan Century sebagai bank gagal pada 2008 disebut hanya rekayasa. Media tersebut bahkan menyebut Bank Century sebagai 'Bank SBY'.

Partai Demokrat (PD) berang dengan pemberitaan Asia Sentinel yang terkesan menyudutkan SBY itu. PD menyebut artikel itu berita sampah.
(gbr/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed