Efek Ganjil Genap Asian Games, Kecepatan Kendaraan Meningkat 44,08 %

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 12 Sep 2018 10:57 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi di Forum Perhubungan Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Kebijakan Ganjil Genap diterapkan selama pelaksanaan Asian Games 2018. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan dampak penerapan kebijakan ini dirasakan signifikan.

"Evaluasi pelaksanaan paket kebijakan manajemen dan rekayasa lalu lintas selama Asian Games 2018 cukup signifikan memberikan dampak terhadap kinerja lalu lintas dan lingkungan," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi dalam acara Forum Perhubungan 'Plus Minus Ganjil Genap Asian Games 2018' di Ballroom Emerald A, Redtop Hotel, Jalan Pecenongan No 72, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018). Hadir pula Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Bambang Prihartono.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi.Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi. Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom



Budi menjelaskan, Kemenhub dan instansi terkait telah melakukan evaluasi terkait penerapan paket kebijakan manajemen dan rekayasa lalu lintas selama Asian Games 2018. Ada sejumlah data yang diperoleh yakni:

1. Perubahan kecepatan rata-rata lalu lintas mengalami peningkatan sebesar 44,08 persen.

2. Rasio perbandingan volume lalu lintas dengan kapasitas jalan mengalami penurunan sebesar 20,37% persen.

3. Kualitas lingkungan dengan perubahan emisi CO2 mengalami penurunan sebesar 20,30% persen.

4. Jumlah penumpang angkutan umum mengalami peningkatan rata-rata 45 persen.


"Pelaksanaan paket kebijakan berjalan dengan baik, aman, lancar dan terkendali karena masing-masing instansi telah berperan sesuai dengan rencana "siapa berbuat apa" sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab masing-masing instansi berjalan dengan baik. Instansi sebagai perencana kebijakan, sosialisasi paket kebijakan sampai dengan ekskusi pelanggaran dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono akan mendukung penerapan ganjil genap. BPTJ akan turut berperan dalam mengedukasi masyarakat terkait aturan tersebut.

"BPTJ akan mengedukasi masyarakat agar tertib dalam menaati aturan ganjil genap walau tidak dijaga polisi. Penerapan ganjil genap ini meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum. Diperpanjang atau tidak, kita akan evaluasi nanti setelah Asian Para Games," ungkap Bambang.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf juga mengungkap efek positif penerapan ganjil genap terhadap kenaikan penggunaan TransJakarta. Ada kenaikan penumpang TransJakarta sebesar 40 persen sebagai dampak penerapan ganjil genap.

"Kesadaran masyarakat menggunakan Transjakarta meningkat 40% dari 2,8 juta penumpang menjadi 4 juta penumpang, kenaikan jumlah PPD sebesar 29 persen dan kenaikan bus Sinar Jaya sebesar 6 persen," kata Yusuf.

Tonton juga 'Kebijakan Ganjil Genap Asian Games Bisa Dipermanenkan, Asal...':

[Gambas:Video 20detik]

(hri/fdn)