DetikNews
Jumat 07 September 2018, 18:13 WIB

Tersangka Suap PLTU Riau: Rp 700 Juta dari Panitia Munaslub Golkar

Faiq Hidayat - detikNews
Tersangka Suap PLTU Riau: Rp 700 Juta dari Panitia Munaslub Golkar Eni Maulani Saragih menjalani pemeriksaan di KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK sebelumnya telah menyampaikan adanya pengembalian Rp 700 juta dari pengurus Partai Golkar terkait kasus suap PLTU Riau-1. Salah satu tersangka perkara itu, Eni Maulani Saragih, menyebut uang itu berasal dari panitia Munaslub Golkar.

"Itu dari panitia Munaslub, mereka mengembalikan secara bertahap," kata Eni usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2018).

"Itu memberikan bukti bahwa memang uang yang Rp 2 miliar itu untuk Munaslub Golkar," imbuh Eni.

Eni memang sebelumnya mengamini tentang aliran Rp 2 miliar ke Munaslub Golkar. Duit itu disebut Eni berasal dari Johannes B Kotjo yang juga tersangka dalam perkara itu.
Sebelumnya Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan pengembalian uang itu sebagai bukti penguat atas penyidikan yang dilakukan KPK. "Karena sebelumnya memang ada bukti-bukti ada keterangan keterangan yang menyebutkan dugaan penggunaan uang untuk kegiatan salah satu partai politik," ujar Febri.

Selain Eni dan Kotjo yang ditetapkan sebagai tersangka, ada nama Idrus Marham yang berstatus sama. Eni dan Idrus diduga mendapatkan janji USD 1,5 juta dari Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan tersebut merupakan salah satu bagian dari konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Bedanya, Eni disebut KPK sudah menerima sebagian uang yang dijanjikan. Sedangkan, Idrus baru menerima janji tetapi disebut turut andil dalam penerimaan suap Eni.




Tonton juga 'Cara Cegah Korupsi PLTU: Gunakan Energi Terbarukan!':

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed