UAS Ngaku Diintimidasi, PPP: Ceramah UAS Sama Kaya NU & Muhammadiyah

Rizki Ati Hulwa - detikNews
Kamis, 06 Sep 2018 15:45 WIB
Foto: PPP
Jakarta - Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menyayangkan adanya pihak yang menghalangi Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam menyampaikan ceramah di berbagai daerah. Karena itu, PPP siap memediasi golongan masyarakat yang menghalangi UAS dalam berdakwah.

"PPP siap memediasi jika ada golongan masyarakat yang curiga apalagi sampai menghalangi dakwah yang disampaikan UAS," ucap Rommy dalam keterangannya, Kamis (6/9/2018).


Berdasarkan pengamatan dia, tak ada yang salah dengan isi ceramah ustaz asal Tanah Melayu tersebut. Isi ceramahnya juga tidak berbeda dengan ceramah yang disampaikan mubaligh Tanah Air.

"Ceramah UAS sama seperti ceramah dari berbagai ormas Islam di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah, al-Khairot, al Wasliyah dan lainnya yang menyampaikan pesan Islam rahmatan lil alamin," lanjut Rommy.

Dikatakan Rommy, UAS selalu menyampaikan ajakan agar umat Islam selalu beribadah kepada Tuhan, menjauhi maksiat, hingga segala hal yang berhubungan pada perbaikan akhlak. Gaya ceramahnya juga disertai dengan humor seperti dilakukan kebanyakan penceramah lainnya di Indonesia.

Rommy juga yakin bahwa UAS mengerti akan dasar negaranya, Pancasila. Apalagi UAS terdaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tercatat sebagai dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Oleh karenanya, Rommy meminta pada pihak yang mencurigai isi ceramah UAS agar mendengar dulu isi ceramah ustaz lulusan al-Azhar, Mesir itu. Apalagi saat ini ceramah UAS itu sudah banyak tersebar di media sosial, khususnya Youtube.

"Saat ini ceramah UAS banyak tersebar di Youtube dan bisa mudah didengarkan oleh masyarakat luas," pungkas Rommy.

Namun, jangan mendengar atau menonton ceramahnya melalui video yang telah dipotong-potong, apalagi yang sudah ditambah dengan tulisan atau narasi yang sebenarnya tidak ada dalam ceramah agar menghindari kesalahpahaman.


Sebelumnya, UAS merasa diintimidasi dan diancam saat akan mengisi ceramah di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ancaman dan intimidasi itu dicurahkan UAS melalui akun media sosialnya.

"Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang," tulis Somad dalam akun Instagram-nya seperti dilihat pada Senin (3/9). (ega/ega)