DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 16:41 WIB

Pesan Bamsoet ke FKPPI: Jaga Anak Bangsa dari Kemerosotan Moral

Akfa Nasrulhaq - detikNews
Pesan Bamsoet ke FKPPI: Jaga Anak Bangsa dari Kemerosotan Moral Foto: Dok. DPR
Jakarta - Dalam menyambut ulang tahun ke-40 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pengurus dan anggota FKPPI agar terus mengawal serta menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Selain itu, ia juga meminta agar FKPPI turut berperan dalam menjaga moralitas anak bangsa dari hal-hal seperti konten pronografi, narkoba dan lain-lain.

"Memasuki usia ke-40, sejatinya menunjukan kematangan bagi FKPPI. Banyak sekali refleksi yang bisa dilakukan, satu diantaranya dalam hal menjaga moralitas bangsa. Jika dahulu kita dijajah secara fisik, kini kita dijajah secara moral melalui narkoba, pornografi dan lain sebagainya. FKPPI harus menjaga setiap anak bangsa dari kemerosotan moral," ujar Bamsoet saat bertemu dengan Pengurus Pusat FKPPI di ruang kerja Ketua DPR RI, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/8/2018).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga menekankan bahwa pembangunan moralitas selalu mendapatkan tantangan yang tak mudah. Di dekade lampau, bangsa Indonesia dihadapi pada kesulitan ekonomi sehingga banyak yang tak mampu mengakses pendidikan. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi bangsa dan negara Indonesia terus membaik sehingga setiap anak dijamin pendidikannya sampai sekolah menengah atas.


"Di masa kini, kita dihadapi pada sikap materialis, konsumtif, hedonis dan permisif. Ditambah dengan merajalelanya narkoba, pornografi dan pornoaksi. Kesemuanya merupakan pertanda yang sangat jelas mengenai menguatnya orientasi kehidupan yang tak sejalan dengan spirit kebangsaan," jelas Bamsoet.

Sebagai Ketua Badan Bela Negara FKPPI, Bamsoet juga meminta agar dalam rangka memperingati HUT ke 40 tersebut, agar tidak hanya menyelenggarakan kegiatan yang bersifat seremonial semata. Melainkan juga harus diiringi dengan spirit mengenang kembali perjuangan yang telah dilakukan para pendahulu, agar bisa dilanjutkan generasi sekarang dan diwariskan untuk generasi mendatang. Sikap serta keteladanan yang telah ditunjukan oleh para pejuang dalam mencintai tanah air, harus menjadi warisan berharga yang tak boleh dilupakan.

"Menjelang ulang tahun FKPPI yang ke-40 pada 12 September 2018, FKPPI harus terus menjaga irama individu maupun organisasi agar tetap menjaga bangsa dan negara dari berbagai ancaman yang datang. FKPPI harus menjadi penjaga NKRI, bukan malah merongrong NKRI," ujar Bamsoet.


Selain itu, Bamsoet juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam. Karena diperlukan peran setiap keluarga sebagai pranata sosial terkecil untuk saling menguatkan satu sama lain.

"Melalui momentum ulang tahun ke-40 FKPPI, kita akan ajak setiap keluarga saling menguatkan anggotanya satu sama lain. Jika setiap keluarga Indonesia terjaga dari perbuatan menyimpang dan mempunyai spirit kebangsaan yang tinggi, saya percaya masa depan Indonesia tak akan menjadi semrawut," pungkas Bamsoet.

Dalam menyambut Hut ke-40, FKPPI akan menyelenggarakan diskusi, seminar dan berbagai acara lainya. Selain itu juga akan menyelengarakan Jambore Bela Negara FKPPI di Sentul Jawa Barat awal Desember mendatang yang akan diikuti oleh 1.000 kader FKPPI dari seluruh wilayah Indonesia dan diharapkan nanti akan dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo. Pemberi materi kebangsaan direncanakan akan diisi oleh Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPR, Panglima TNI dan Kapolri.
(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed